nasional

Top 3 Menteri Prabowo Dipuji, Survei Ungkap MBG Jadi Program Paling Dirasakan Publik

Selasa, 21 April 2026 | 21:14 WIB
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 70,77 persen dalam 1,5 tahun masa pemerintahan.

JAKARTA, Selasa (21/4/2026) — Survei nasional terbaru dari IndexPolitica menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 70,77 persen dalam 1,5 tahun masa pemerintahan.

Meski tergolong tinggi, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan survei Oktober 2025. Direktur Eksekutif IndexPolitica, Alip Purnomo, menilai kondisi ini menandai berakhirnya fase “bulan madu” politik pasca-pemilu.

“Mayoritas publik masih memberikan legitimasi kuat, namun tren penurunan menunjukkan masyarakat kini mulai menuntut realisasi konkret janji kampanye,” ujar Alip dalam keterangannya.

Baca Juga: Jutaan Rokok Ilegal Dimusnahkan, Bea Cukai Banten Tegaskan Perang Terhadap Pelanggaran Cukai

Ia juga mengingatkan bahwa tingkat ketidakpuasan sebesar 25,63 persen berpotensi meningkat, terutama jika terjadi tekanan ekonomi yang berdampak pada daya beli masyarakat.

Sektor Ekonomi dan Infrastruktur Dominan
Hasil survei menempatkan sektor ekonomi, infrastruktur, dan pangan sebagai portofolio dengan kinerja paling diapresiasi publik.

Tiga menteri Kabinet Merah Putih mencatatkan tingkat kepuasan tertinggi:

  • Purbaya Yudhi Sadewa (76,12%)
  • Agus Harimurti Yudhoyono (73,70%)
  • Nusron Wahid (72,40%)

Capaian ini mencerminkan kuatnya sentimen positif terhadap kebijakan di sektor stabilitas ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta ketahanan pangan yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga: Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

Program MBG Jadi Andalan

Survei juga mengungkap bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi kebijakan paling dirasakan manfaatnya oleh publik, dengan tingkat ketertarikan mencapai 19,40 persen.

Menariknya, tingkat kepuasan di kalangan penerima program mencapai 67,45 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan non-penerima yang hanya 36,51 persen.

Hal ini menegaskan bahwa program berbasis bantuan langsung memiliki efek signifikan terhadap persepsi publik.

 

Halaman:

Tags

Terkini