Baca Juga: Wagub Banten dan Ketum Forum Pimred Multimedia Potong Tumpeng HPN 2026 di Tangsel
“Beliau lagi masak, terus mau ke pasar menjual tapi katanya apinya sudah dimatikan. Beliau masak pakai kayu bakar,” tulisnya pemilik akun.
“Mungkin ia tidak memastikan apinya sudah mati semua dan tinggal ke pasar cari uang lagi. Sakit banget pulang-pulang rumah sudah hangus,” lanjutnya.
Saat ini, diketahui kakek Rasil tetap menempati bagian rumahnya yang tidak terbakar oleh api.
“(Tinggal) di rumahnya, masih ada bagian rumah yang terselamatkan. Tadi pagi pas aku bawain nasi, kakeknya nangis lagi,” terangnya.
Baca Juga: Dewan Pers: Aduan Sengketa Jurnalistik Naik Tajam, Literasi Media Harus Diperkuat
Warganet Sarankan ke Bank Indonesia
Unggahan yang sudah diputar lebih dari 271 ribu kali penayangan itu lantas ramai dengan komentar dari warganet.
Turut merasakan kesedihan Kakek Rasil, warganet menyarankan agar uang yang terbakar untuk dibawa ke Bank Indonesia (BI).
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Tolong bantu ke Bank Indonesia, itu kayaknya uangnya masih dalam keadaan berapa persen, masih bisa ditukar setidaknya berapa gitu,” tulis akun @mill***********s
“Serius itu bisa ditukar, untuk penukaran yang kebakar, nanti di sana dicek, siapa tau ada yang bisa diselamatkan,” tulis akun @suz*******_
Baca Juga: Bahasa Jurnalistik Harus Hemat dan Jelas, Pelatihan Literasi Media 2026 Digelar di Tangsel
Sementara itu, Bank Indonesia masih menerima uang yang terbakar untuk diganti uang baru asal kondisi uang terbakar masih 2/3 dari ukuran asli uang dan masih bisa dikenali ciri-cirinya.
Pemilik uang terbakar hanya perlu menyiapkan KTP, surat keterangan kebakaran dari kepolisian atau kelurahan setempat, dan mengisi formulir yang disediakan oleh Bank Indonesia.
(***)