Harpa menilai, Herdman memiliki pendekatan yang lebih fleksibel dan tidak terpaku pada satu skema permainan.
"Gayanya dia ini berbeda dengan pelatih-pelatih sebelumnya, termasuk Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong," ujarnya.
Pundit kenamaan itu lantas menyoroti, kecenderungan Herdman yang kerap melakukan improvisasi dalam menyusun strategi.
Karakter tersebut dinilai menjadi kekuatan utama sang pelatih, terutama dalam merespons situasi saat laga di atas lapangan.
“Dia itu sangat improvisasi,” ungkap Harpa.
Dinilai Mirip Pep Guardiola
Bukan soal penampilan, tapi gaya permainan Herdman disebut mirip dengan filosofi pelatih Pep Guardiola yang kini menukangi klub Inggris, Manchester City.
Harpa menyebut, keduanya disebut sama-sama gemar melakukan perubahan taktik dan eksperimen strategi, bergantung pada kekuatan lawan yang dihadapi.
“Karakternya itu mirip-mirip Pep Guardiola, selalu berubah, sering berubah," terangnya.
"Sering eksperimen, dan kadang itu sangat dipengaruhi oleh lawannya,” imbuh Harpa.
Baca Juga: Gerakan 'Banten Teduh,Tangerang Sejuk' Tanam 5.000 Pohon
Diprediksi Bakal Sering Rombak Taktik
Terkait filosofi permainan Herdman yang cenderung fleksibel, Harpa memperkirakan Herdman akan banyak melakukan improvisasi jika nantinya benar-benar menukangi Timnas Indonesia.