nasional

Prabowo: Indonesia Bangsa Besar yang Diberkati dan Hidup dalam Harmoni

Senin, 5 Januari 2026 | 22:01 WIB
Presiden menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya mendapat amanah memimpin Indonesia, negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang diberkati Tuhan dengan kekayaan alam melimpah serta kehidupan sosial yang rukun dan harmonis. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam Perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, di hadapan ribuan umat Kristiani dari berbagai daerah, Jumat malam.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya mendapat amanah memimpin Indonesia, negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.

Baca Juga: Makin Melek soal Kesehatan Mental, Psikolog Keluarga Ini Blak-blakan Terima Banyak Keluhan Permasalahan Ekonomi

Menurutnya, kekayaan bangsa Indonesia merupakan takdir Ilahi yang harus dijaga dan dikelola dengan bijak agar benar-benar membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

“Bangsa kita sesungguhnya sangat kaya. Tetapi kalau kekayaan itu tidak kita jaga dan tidak kita kelola dengan baik, maka kita tidak boleh menyalahkan siapa pun atas nasib yang kita alami,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menyoroti kondisi global yang penuh ketidakpastian, konflik, dan perang di berbagai kawasan dunia. 

Di tengah situasi tersebut, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersyukur karena bangsa Indonesia hingga saat ini tetap hidup dalam keadaan damai.

Baca Juga: Fakta di Balik Sosok John Herdman yang Resmi Tangani Timnas Indonesia, Pernah Antar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022

“Negara sebesar ini pasti ada perbedaan, konflik, dan persaingan. Tetapi dunia melihat Indonesia sebagai bangsa besar yang mampu hidup dengan harmoni, saling menghormati, dan saling mencintai,” katanya.

Presiden turut mengungkap hasil survei internasional yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan masyarakat tertinggi di dunia. 

Menurutnya, capaian tersebut sangat mengharukan, mengingat masih banyak rakyat yang hidup dalam kesederhanaan.

“Banyak rakyat kita yang hidup sederhana, bahkan belum sepenuhnya sejahtera, tetapi mereka mengatakan bahagia. Ini membangunkan bangsa-bangsa lain dan mengharukan bagi saya,” ucapnya.

 

Halaman:

Tags

Terkini