Malang, bidiktangsel.com – Indonesia Financial Group (IFG), BUMN holding di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, resmi menutup rangkaian Program Kindness to Progress Vol. 4 tahun 2025 di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jumat (22/8).
Program sosial ini disebut sukses memberi dampak positif bagi masyarakat desa, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun lingkungan.
Baca Juga: Muhammad SAW: Sosok Agung yang Lahir di Tahun Gajah, Teladan Abadi Umat Manusia
Acara puncak di Balai Desa Ngabab turut dihadiri oleh Kepala Divisi Pembelajaran dan Budaya Perusahaan IFG Mora Nasution, jajaran pimpinan cabang Askrindo dan Jamkrindo, Camat Pujon Indra Gunawan, serta Kepala Desa Ngabab Amin Afandi.
Empat Proyek Sosial Unggulan
Tahun ini, IFG melibatkan 25 Kindness Rangers, yaitu karyawan terpilih dari perusahaan induk dan anggota holding.
Mereka merancang empat proyek sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa, yaitu:
Baca Juga: Menjaga Independensi Pers dari Intervensi
- MEKAR (Melek Literasi dan Edukasi Parenting) – program peningkatan literasi dan edukasi orang tua.
- GEMA NGABAB – gerakan mendukung pengembangan bisnis UMKM hortikultura desa.
- BANGKIT (Batik Ngabab Kreatif dan Inovatif) –pemberdayaan kelompok batik lokal agar lebih bernilai ekonomis.
- BERLIAN (Belajar Bijak Lindungi Anak dari Paparan Digital) – edukasi literasi digital untuk anak dan orang tua.
Direktur SDM IFG, Rizal Ariansyah, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan wadah pembelajaran karyawan dalam mengimplementasikan nilai-nilai AKHLAK yang menjadi core values BUMN.
Baca Juga: Pemkab Serang-Yayasan Al Bahru Teken MoU Pembangunan Masjid Terapung Banten
“Intervensi sosial di Desa Ngabab memberi pengalaman nyata bagi insan IFG untuk menggali potensi desa sekaligus memastikan nilai perusahaan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Rizal.
Bantuan Konkret untuk Ekonomi dan Lingkungan
Selain proyek sosial, IFG bersama anggota holding menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa peralatan produksi untuk kelompok peternak, UMKM olahan pertanian, dan penggiat batik.