nasional

BPBD Cemaskan Potensi Gempa MMI 8, Bandung Raya Dibayangi Ancaman Sesar Lembang

Senin, 25 Agustus 2025 | 07:45 WIB
Kawasan Sesar Lembang yang berpotensi sebabkan gempa bumi di wilayah Bandung Raya. (X.com/AryHH)

Bidiktangsel.com – Isu mengenai Sesar Lembang kembali mencuat ke ruang publik setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung bersama tim kebencanaan meninjau jalur sesar di kawasan Gunung Batu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (24/8/2025). 

Hasilnya, ditemukan retakan tanah yang mengindikasikan masih aktifnya pergerakan tektonik di jalur sepanjang 29 kilometer tersebut.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pencuri Sepatu di Ciputat, Tersangka Sudah 5 Kali Beraksi

Para peneliti menyebut, Sesar Lembang berpotensi memicu gempa besar dengan magnitudo 6,5 hingga 7 yang dampaknya dapat meluas ke seluruh wilayah Bandung Raya. 

Berdasarkan pemodelan yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), intensitas guncangan di Kota Bandung bisa mencapai Modified Mercalli Intensity (MMI) 8, level yang digolongkan sebagai guncangan kuat dan berpotensi menyebabkan kerusakan signifikan.

Retakan Tanah Jadi Bukti Aktivitas Tektonik

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, menuturkan bahwa peninjauan di kawasan Gunung Batu menemukan retakan panjang di permukaan tanah. 

Baca Juga: Pemilik Uang Keluhkan Belum Ada Tindak Lanjut Pengembalian Dana Oknum ASN Kesbangpol Tangsel

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa pergerakan sesar masih berlangsung aktif.

“Kami ingin mendapatkan penjelasan langsung dari ahlinya mengenai apa itu Sesar Lembang, bagaimana dampaknya, dan seberapa besar potensi bahayanya,” ujar Didi.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD menghadirkan peneliti BRIN, Mudrik Rahmawan Daryono, untuk memaparkan secara ilmiah potensi ancaman gempa dari sesar yang berada tepat di utara Kota Bandung itu.

Fokus Mitigasi Bencana Beralih ke Sesar Lembang

Didi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung kini menjadikan Sesar Lembang sebagai prioritas utama mitigasi bencana.

 

Halaman:

Tags

Terkini