Bogor, bidiktangsel.com - Dalam semangat mempererat sinergi pelayanan dan memperkuat integritas rohani di tengah tantangan zaman, Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Wilayah DKI Jakarta resmi menggelar Gathering PGLII 2025.
Acara ini berlangsung selama tiga hari, 6–8 Agustus 2025, bertempat di Taman Bukit Palem Resort, Pancawati, Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dengan mengusung tema “INTEGRITY FOR HIM” yang diambil dari Roma 12:1-2, kegiatan ini diikuti oleh 650 pendeta dan pimpinan gereja dari berbagai denominasi anggota PGLII Jakarta. Ketua PGLII Jakarta, Pdt. Dr. Royke Bovie Rory, M.Th., menyatakan bahwa gathering ini bukan sekadar ajang temu tahunan, melainkan momen strategis untuk membangun kekuatan pelayanan yang berbasis integritas, kolaborasi, dan komitmen spiritual.
“Kami ingin agar setiap pelayan Tuhan kembali menyadari panggilan pelayanan yang tulus, murni, dan penuh integritas di tengah dinamika sosial saat ini,” ujar Pdt. Royke, didampingi Ketua Panitia Pdt. Dr. Marthen Neolaka, M.Th.
Baca Juga: Dicekik Bunga 36%, Warga Tangsel Ajukan Permohonan Banding Usai Ditolak PN Tangerang
Acara dibuka secara resmi pada Rabu, 6 Agustus 2025 pukul 15.00 WIB, dan dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, yang juga akan menyampaikan pemaparan utama bertajuk “Eko Teologi”—sebuah refleksi spiritual atas krisis lingkungan hidup dan peran gereja dalam meresponsnya.
Pada malam harinya, peserta akan mengikuti ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Umum PGLII Pusat, Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th., sebagai tanda dimulainya rangkaian rohani yang sarat dengan penguatan nilai-nilai teologis dan sosial.
Hari kedua, Kamis, 7 Agustus 2025, diisi dengan beragam sesi edukatif dan interaktif yang membahas tema pelayanan sosial gereja secara kontekstual, seperti: Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, Penyuluhan hukum dan hak asasi manusia, Program BKKBN tentang penanggulangan stunting dan Diskusi “Moderasi Beragama” yang diisi oleh tokoh lintas iman, Habib Jindan bin Novel bin Salim
Baca Juga: “Dewa Korupsi” Masih Hidup: Dari Orde Baru ke Era Reformasi, Mereka Hanya Berganti Wajah
Panitia pelaksana melalui Pdt. Dr. Herry Aleng, M.Th., menyampaikan bahwa Gathering PGLII ini tidak hanya berbicara dalam konteks pelayanan rohani, tetapi juga menyentuh realitas sosial dan kebangsaan yang membutuhkan kehadiran gereja secara nyata.
Pada hari terakhir, Jumat, 8 Agustus 2025, peserta akan mengikuti sesi pemutakhiran data BOTI 2026 (Basis Organisasi dan Tenaga Injili), yang menjadi langkah awal dalam penataan ulang pelayanan gereja di wilayah DKI Jakarta secara digital dan sistematis.
Ibadah penutupan akan dibawakan oleh Ps. Jimmy Boaz Oentoro, dilanjutkan sambutan penutup oleh perwakilan dari Biro Pendidikan Mental Spiritual (Dikmental) Pemprov DKI Jakarta, yang sekaligus menutup kegiatan secara simbolis.
Baca Juga: Skandal Beras Oplosan Gegerkan Publik: Indomaret dan Alfamart Serentak Tarik Produk
Dengan tema besar yang menekankan integritas pribadi dan kolektif, Gathering PGLII Jakarta 2025 menjadi ajang penguatan spiritualitas dan profesionalitas pelayanan.