Baca Juga: Benyamin Tegaskan Integritas ASN dan Tinjau Gedung Layanan Baru Dukcapil dan Bapenda Tangsel
Trauma Insiden Penjarahan
Di sisi lain, Uya Kuya mengaku bingung dengan sejumlah hoaks yang menyasar dirinya.
Ia mengaku trauma dengan insiden penjarahan yang menimpa rumahnya pada Agustus 2025 lalu.
Uya menilai, insiden itu terjadi lantaran beredar hoaks menyangkut dirinya.
"Akhirnya waktu Agustus kemarin saya belajar dari pengalaman, beredarnya ribuan video hoaks dari video-video lama saya yang dijahit," terang Uya.
"Dikasih tambahan tulisan-tulisan dulu apa Rp6 juta per bulan, apa segala macam," tambahnya.
Uya Kuya: Saya Tak Mau Tinggal Diam
Dengan nada tegas, Uya Kuya meyakinkan publik terkait keseriusannya mengusut terduga pelaku hoaks itu, agar insiden penjarahan tidak terulang kembali.
Baca Juga: Top 3 Menteri Prabowo Dipuji, Survei Ungkap MBG Jadi Program Paling Dirasakan Publik
"Itu kan bukan omongan saya, saya enggak pernah ngomong begitu. Tapi itu diproduksi secara masif dan orang percaya itu saya," tegas Uya.
"Jadi sekarang saya enggak mau tinggal diam lagi. Mau enggak mau saya laporkan," tambahnya.
Perihal itu, Uya juga mengaku telah melaporkan sejumlah akun baik pada platform X, Threads, hingga Instagram.
"Iya, saya laporkan ke Polda Metro Jaya di tim cyber Polda Metro Jaya pada Sabtu malam kemarin," tandasnya.***
Artikel Terkait
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Lapak di Jurangmangu Timur Ludes Terbakar Dini Hari, Diduga Akibat Pembakaran Sampah
Pria 25 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Ciputat, Polisi Sebut Dipicu Masalah Pribadi
Misteri Kematian Wanita di Serpong Utara, Mantan Suami Siri Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha