Terlebih, Eko menilai bantuan sederhana tersebut mampu menjaga semangat para sopir yang harus menunggu antrean kapal.
"Patut diapresiasi. Nasi bungkus ini menambah semangat kami saat menunggu antrean panjang," tambahnya.
Sopir Logistik: Semoga Tak Ada Lagi Antrean Panjang
Pada kesempatan berbeda, apresiasi juga datang dari Putu Ariawan, sopir asal Singaraja, Bali.
Putu menyebut, kerja keras petugas di lapangan berhasil mengatasi kemacetan yang sempat disebut “horor” oleh para pengemudi.
"Terima kasih atas kinerja polisi. Harapannya ke depan semoga tidak ada lagi antrean panjang yang membuat biaya operasional kami membengkak," terangnya.
Baca Juga: SK Turun, Kepenguruasan PCNU Banyuwangi Dilantik Sabtu Besok di Ponpes Minhajut Thullab Muncar
Berkaca dari hal itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq menegaskan pihaknya tetap menyiagakan personel untuk memastikan seluruh pengemudi mendapatkan pelayanan maksimal.
"Kami terus mendampingi para pengemudi di kantong parkir agar mereka merasa aman dan terlayani dengan baik," terang Rofiq.
Rofiq lantas mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
"Terima kasih atas kerja sama dan kesabaran masyarakat selama proses penguraian arus ini," tandasnya.***
Artikel Terkait
Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan
Kapolda Jabar Kunjungi Takokak, 1.300 Warga Terima Bakti Kesehatan dan Bantuan Sosial
Syukuran Kantor Baru di Cendana Tangsel, Santunan Yatim Piatu Jadi Wujud Kepedulian Sosial
Dukungan Kadin Pusat untuk Fauzan Fadel Muhammad di Tokyo Dorong Optimisme Ekonomi Gorontalo
SK Turun, Kepenguruasan PCNU Banyuwangi Dilantik Sabtu Besok di Ponpes Minhajut Thullab Muncar