Viral Pemilik SPPG di Bengkulu yang Bela Pelaku Joget Rp6 Juta, Netizen Dituding Acapkali Bersikap Suudzon

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:24 WIB

Baca Juga: Andra Soni Percepat Rencana Pembangunan Pengelolaan Sampah Jadi Energi di Banten

"(Netizen) mengatakan program ini hanya proyek para petinggi, apa kalian tidak berpikir?" sambungnya.

Bela Pelaku Joget Rp6 Juta

Pernyataan Wehelmi menjadi lanjutan dari polemik sebelumnya, saat pemilik SPPG di Bengkulu itu juga sempat membela pelaku joget MBG.

Dalam kasus itu, Wehelmi menjelaskan, angka Rp6 juta per hari bukanlah keuntungan bersih yang diterima pihak SPPG.

Menurutnya, hal itu melainkan masih digunakan untuk menutup biaya operasional serta investasi besar pembangunan dapur SPPG.

Di sisi lain, Wehelmi menyinggung program MBG memiliki dampak positif terhadap masyarakat, khususnya dalam menggerakkan sektor ekonomi lokal.

Baca Juga: Tandatangani PKS PSEL, Bupati Serang Ratu Zakiyah Yakini Persoalan Sampah Bakal Tertangani

Pemilik SPPG di Bengkulu itu menilai program tersebut telah mendorong peningkatan aktivitas di sektor pertanian dan peternakan.

"Para petani sekarang bergairah, petani sayur mulai menambah lahan. Peternak telur dan ayam juga sudah bersiap," terang Wehelmi.

"Ini akan menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan perputaran uang di daerah," tambahnya.

Perilaku Pemilik SPPG Kian Dipantau

Ramainya kontroversi yang muncul dari segelintir oknum pemilik SPPG itu kembali memicu beragam reaksi dari masyarakat.

Sebagian pihak menilai pelaku program perlu dihargai karena telah berkontribusi dalam pelaksanaan MBG.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X