Baca Juga: Benyamin Ajak Warga Tangsel Perkuat Ukhuwah di Momen Idulfitri 1447 H
Derita GERD Akut dan Asma
Dalam kesempatan yang sama, Asep memastikan, salah satu alasan pengalihan status tahanan Yaqut sebagai tahanan rumah, yakni karena faktor kesehatan.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK itu lantas membeberkan hasil asesmen kesehatan Yaqut yang menderita gastroesophageal reflux disease (GERD) akut dan asma.
"Salah satu hasil dari asesmen kesehatan itu adalah yang bersangkutan itu mengidap GERD akut ya, dan pernah dilakukan endoskopi dan kolonoskopi," ungkap Asep.
"Saya kurang begitu hafal itu istilah medis, ya mungkin nanti bisa rekan-rekan cek. Juga mengidap asma yang bersangkutan," tambahnya.
Baca Juga: Sholat Ied di Kramatwatu, Najib Hamas Ajak Lanjutkan Kebaikan Selama Ramadhan
Strategi Tangani Perkara
Asep juga menyebutkan ihwal strategi penanganan perkara yang juga menjadi salah satu pertimbangan pengalihan penahanan rumah Yaqut.
Dalam kasus ini, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK itu mengungkapkan, Yaqut sempat menjalani pemeriksaan medis yang dilakukan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada hari yang sama.
"Jadi tentunya ini menjadi salah satu, salah satu syarat saja ya," terang Asep.
"Di samping juga tentunya ada keperluan-keperluan lain dalam hal ini strategi dalam penanganan perkara ini supaya bisa berjalan dengan lancar gitu," imbuhnya.
Baca Juga: Suasana Hangat Idulfitri, Wagub Dimyati Berbaur dengan Masyarakat Pandeglang
Terkait hal tersebut, Asep mengatakan Yaqut akan diperiksa lagi dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji besok, pada Rabu, 25 Maret 2026.
"Tentu nanti akan di apa namanya, kami sesuai dengan keperluan dalam penanganan perkara ini," jelas Asep.
Artikel Terkait
Gubernur Andra Soni Apresiasi Dedikasi Tenaga Kesehatan
Gubernur Andra Soni Tinjau RSUD se-Tangerang Raya, Pastikan Layanan Kesehatan Idulfitri Tetap Prima
Tinjau Pelabuhan Merak, Gubernur Banten Pastikan Arus Mudik Lebaran Lancar
Warga Ciputat Membludak di Musholla Assyukuriah saat Sholat Idul Fitri 1447 H, Suasana Khusyuk dan Penuh KebersamaanBerlangsung Khidmat
Hangatnya Idulfitri di Banten, Yatim Piatu dan Duafa Rayakan Lebaran Bersama Gubernur Andra Soni