Viral Puluhan Pemudik di Sleman Tersesat pada Jalur Setapak yang Sempit usai Berupaya Cari Jalur Cepat ke Tol Purwomartani

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 24 Maret 2026 | 21:31 WIB
Menyoroti penuturan eks Menag, Yaqut Cholil Qoumas yang kembali ke Rutan KPK setelah sebelumnya menjadi tahanan rumah. (Instagram.com/@gusyaqut)
Menyoroti penuturan eks Menag, Yaqut Cholil Qoumas yang kembali ke Rutan KPK setelah sebelumnya menjadi tahanan rumah. (Instagram.com/@gusyaqut)

Bidiktangsel.com - Beredar video di media sosial (medsos) yang memperlihatkan insiden tak terduga yang dialami rombongan pemudik di Sleman, Yogyakarta.

Berniat masuk ke Gerbang Tol Purwomartani, puluhan kendaraan mobil pemudik itu justru tersesat ke jalan setapak pada area persawahan dan perkampungan warga.

Hal ini memicu kepadatan lalu lintas dadakan di jalan perkampungan Dusun Karang Kalasan RT II, Purwomartani.

Dalam unggahan Instagram @jogjainfo, pada Selasa, 24 Maret 2026, peristiwa nyasar massal yang dialami para pemudik di Sleman itu diduga akibat mengikuti arahan navigasi dari platform Google Maps.

Baca Juga: Benyamin Ajak Warga Tangsel Perkuat Ukhuwah di Momen Idulfitri 1447 H

"Mayoritas mobil yang terjebak didominasi kendaraan berpelat luar daerah seperti B, G, dan L. Tidak hanya pemudik, wisatawan pun ikut tersesat," demikian tertulis dalam postingan tersebut.

Hal itu sontak menyita perhatian sebagian publik di media sosial, terlebih puncak pertama arus balik mudik Lebaran 2026, terjadi pada hari ini, Selasa, 24 Maret 2026.

Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden rombongan pemudik yang menyasar ke perkampungan warga di Sleman itu? Begini ceritanya.

Warga: Tiba-tiba Banyak Mobil Masuk Sini

Fenomena nyasar massal ini diakui warga yang baru pertama kali terjadi di kawasan tersebut.

Baca Juga: Sholat Ied di Kramatwatu, Najib Hamas Ajak Lanjutkan Kebaikan Selama Ramadhan

Warga setempat yang kebingungan akhirnya berinisiatif turun tangan menjadi relawan penunjuk arah agar rentetan kendaraan tidak semakin terjebak di jalan sempit.

"Sekitar jam 13.30 WIB tiba-tiba banyak mobil masuk sini, semuanya pakai Google Maps mencari pintu tol," ungkap Yaka selaku warga setempat.

"Baru kali ini diarahkan masuk lewat Selokan Mataram," sambungnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X