Kabupaten Bogor – Aksi Ekologi SMKN 1 Ciomas menjadi sorotan dalam program Smarttren 2026 sebagai upaya membangun karakter siswa yang peduli lingkungan, sosial, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas X, XI, dan XII dari berbagai program keahlian.
SMKN 1 Ciomas di Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam pendidikan karakter melalui rangkaian Aksi Ekologi yang dilaksanakan secara bertahap sejak akhir Februari hingga pertengahan Maret 2026.
Kegiatan diawali dengan aksi bersih lingkungan pada Jumat, 27 Februari 2026. Siswa melakukan pembersihan di lingkungan sekolah, rumah, hingga tempat ibadah.
Baca Juga: Gubernur Banten Imbau Pemudik Lapor RT/RW dan Titip Kendaraan di Kantor Polisi*
Program ini menjadi pembiasaan positif meski belum memasuki peringatan World Cleanup Day.
Kepala SMKN 1 Ciomas, Kartanto S.Pd., MM., menegaskan pentingnya kebersihan sebagai fondasi karakter.
“Lingkungan yang bersih adalah cermin dari hati yang tertata. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menciptakan kenyamanan belajar,” ujarnya.
Selanjutnya, aksi hemat energi digelar pada Jumat, 6 Maret 2026.
Siswa melakukan penghematan penggunaan listrik dan air di berbagai titik sekolah seperti kelas, kantin, ruang guru, dan bengkel praktik. Edukasi ini menanamkan kebiasaan efisiensi sejak dini.
“Hemat energi adalah bagian dari gaya hidup bertanggung jawab. Kesadaran kecil hari ini akan menjadi budaya di masa depan,” kata Kartanto.
Baca Juga: Gubernur Andra Soni Lepas 990 Peserta Program Mudik Gratis Pemprov Banten
Rangkaian berlanjut dengan aksi sosial Rantang Kanyaah pada Kamis, 12 Maret 2026. Sebanyak 152 paket makanan dibagikan kepada warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Program ini bertujuan menumbuhkan empati dan kepedulian sosial siswa.
Artikel Terkait
Petugas SPPG Purbalingga Pengunggah Status WA ‘Rakyat Jelata’ Buka Suara, Minta Maaf dan Sebut Kesalahan Pribadi
Viral Kru Bus Madu Kismo Terciduk Buang Sampah di Pinggir Tol, Perusahaan Sebut Sanksi Larangan Kerja Sebulan
MBG Libur Lebaran Dirapel 4 Hari, SPPG Harjobinangun 3 jadi Sorotan Gegara Harga Ayam Rp16.000
Curhatan Guru di Semarang saat Pelaksanaan MBG, Pulang Telat karena Harus Rapikan Ompreng SPPG
Dinkes Kota Tangsel Pastikan Layanan Kesehatan Optimal Selama Arus Mudik Lebaran 2026