Abu Janda Dinilai Keliru Pahami Sejarah usai Sebut RI Tak Punya Utang Budi ke Palestina Setelah Masa Kemerdekaan 1945

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 11 Maret 2026 | 20:30 WIB
Menyoroti debat aktivis pro-Israel, Abu Janda (kiri) dengan Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari (kanan) terkait dukungan RI terhadap kemerdekaan Palestina. (YouTube.com/OfficialiNews)
Menyoroti debat aktivis pro-Israel, Abu Janda (kiri) dengan Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari (kanan) terkait dukungan RI terhadap kemerdekaan Palestina. (YouTube.com/OfficialiNews)

Baca Juga: Peringatan Nuzulul Quran, Benyamin Davnie Tekankan Nilai Religius dalam Kehidupan Kota

Abu Janda: 1945 Belum Ada Bangsa Palestina

Dalam kesempatan yang sama, Abu Janda mengklaim pada tahun 1945 belum ada negara Palestina.

"Tidak ada, tak ada hutang sama Palestina, utang apa, Anda jangan ngaco," paparnya.

"Saya kasih tahu, ada hoaks yang bilang Palestina negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia, itu hoaks," sambung Abu Janda.

Pegiat medsos itu lantas menyebut, pada tahun 1945, bangsa Palestina belum ada dalam catatan sejarah.

"(Hal itu) karena 1945 belum ada negara Palestina, belum ada bangsa Palestina," tegas Abu Janda.

Baca Juga: Libatkan KPK, Pemkot Tangsel Perkuat Pengendalian Gratifikasi hingga Tingkat Kelurahan

Respon Menohok Feri Amsari

Menanggapi klaim yang disampaikan Abu Janda, Feri Amsari menilai aktivis pro-Israel itu terlalu bersemangat namun keliru dalam memahami sejarah.

"Semangat betul dengan salahnya," sebut Feri Amsari.

Pakar Hukum Tata Negara itu lantas menyebut adanya bangsawan Palestina yang tercatat dalam sejarah, membantu upaya kampanye kemerdekan RI.

"Yang memberikan sumbangan kepada Agus Salim adalah bangsawan Palestina untuk bergerak di Timur Tengah dalam upaya kampanye kemerdekaan, itu bukan hoaks," tukas Feri Amsari.

Momen Abu Janda Diusir saat Live

Perdebatan kemudian semakin memanas ketika Abu Janda kembali memotong pembicaraan dengan nada yang dianggap kasar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X