Baca Juga: Peringati Hari Kanker Sedunia, Halodoc Buka Akses Layanan Cegah Kanker Sejak Dini
Melewati jalan tanah yang licin, warga harus memasang rantai di ban motor mereka.
Hal itu untuk menghindari ban selip di antara lumpur dan tetap bisa melaju.
“Dirantai ini bannya,” kata salah satu guru sambil menunjuk ban motor milik guru yang lain.
Menuai Keprihatinan Warganet
Usai viral video tersebut, warganet pun menunjukkan keprihatinan dan empatinya kepada kondisi jalan tersebut.
Baca Juga: Tak Bisa Lewat karena Jalan Penuh Mobil Tamu, Viral Sopir Ambulans Dimaki Panitia Hajatan di Cilegon
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Sedihnya, memang kenyataan yang mengabdi di desa-desa seperti itu, saya juga merasakan. Semangat kawan senasib,” tulis akun @wah*****j
“Makin banyak yang spill biar tau kondisi Lampung ini parah dan sudah tahunan,” tulis akun @sel**********a
“Tetap semangat Pak Guru, Bu Guru,” tulis akun @pam********9
“Perjuangan guru demi masa depan anak didiknya ya, tetap semangat selalu,” tulis akun @set*************n
Perbaikan Jalan di Provinsi Lampung
Pemerintah Provinsi Lampung lewat Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) telah mengumumkan rencana perbaikan jalan di tahun 2026 sejak akhir Desember 2025 lalu.
Adapun jalan yang viral tersebut adalah jalur penghubung antara Pekon Srengit, Sidodadi hingga Basungan sepanjang 17,3 kilometer.
Artikel Terkait
Berawal dari Cacat Produksi, Boneka 'Kuda Menangis' Justru Mendadak Laris Manis Jelang Momen Imlek 2026, Gara-gara Apa?
Sempat Viral Kasus Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Bahan Spons, Mahfud MD Nilai Polri Sedang Dibedah Habis Warga
Beredar Video Dugaan Cacahan Uang Kertas yang Berserakan di TPS Liar, Lahan Dilaporkan Milik Warga Asal Bekasi
Seskab Teddy Pastikan Prabowo Hanya Pakai 1 Pesawat Kepresidenan ke Luar Negeri
Awalnya Mau ke Kamar Mandi, Seorang Ibu di Bandung Diduga Hanyut usai Lantai Dapurnya Ambruk ke Sungai Cijagra