Selain dari TNI/Polri, para siswa dari Sekolah Ikatan Dinas juga diterjunkan untuk percepatan penanganan.
Penambahan personel tersebut juga mempertimbangkan kondisi fisik jika pembersihan lumpur dilakukan saat waktu puasa.
Tak hanya membersihkan area pemukiman warga, Tito juga meminta penenangan dilanjutkan dengan membersihkan wilayah sungai yang sudah penuh dengan endapan pascabanjir.
Umat muslim sendiri menurut jadwal dari Muhammadiyah akan memasuki bulan puasa Ramadan pada 18 Februari 2026 mendatang, sehingga diharapkan rentang waktu tersisa bisa maksimal untuk pembersihan lumpur.
(***)
Artikel Terkait
Sebuah Truk Gagal Taklukkan Tanjakan Yapan Depok, Kecelakaan Beruntun Dicegah Mobil Fortuner yang Berada di Belakangnya
Raffi Ahmad Serap Aspirasi Ekosistem Kreatif Banyumas–Cilacap
Basarnas Makassar Diterjunkan ke Lokasi Terakhir Hilangnya Kontak Pesawat ATR Indonesia Air di Leang-leang Maros
Bukan soal Menanggung Beban Ekonomi, Sandwich Generation Disebut Hanya Lahir Lewat Mindset Tentang Investasi
Pengakuan Pendaki Gunung Bulusaraung yang Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500 hingga Keterangan Baru Basarnas