Raffi Ahmad Serap Aspirasi Ekosistem Kreatif Banyumas–Cilacap

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 20:57 WIB

Baca Juga: Pengurus Yayasan HSD Brebes Diduga Terlibat Konspirasi Jual Beli Titik Dapur MBG

Dalam kesempatan yang sama, Exco ICCN Dimas Herdy Utomo menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan ekonomi kreatif daerah, khususnya peran komite ekraf sebagai simpul kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, dan jejaring nasional seperti ICCN.

"Tantangan utama di daerah bukan pada kurangnya kreativitas, melainkan pada sinkronisasi kebijakan, akses pembiayaan, dan kesinambungan program agar tidak bergantung pada figur atau momentum tertentu," jelasnya.

Wakil Direktur Strategi Jenama ICCN Romi Angger Hidayat dalam kesempatan yang sama memaparkan pengalaman Cilacap sebagai Kabupaten Kreatif FAV, yang tengah membangun ekosistem dari hulu ke hilir—mulai dari ruang produksi, pengembangan talenta, hingga distribusi dan layar apresiasi.

Baca Juga: Gubernur Andra Soni: Sekolah Gratis, Strategi Pemprov Banten Tekan Angka Putus Sekolah

"Banyumas dan Cilacap memiliki potensi kolaborasi strategis, terutama dalam pertukaran praktik baik antar komunitas dan penguatan jejaring ICCN di tingkat regional," ungkapnya.

Forum lintas komunitas yang berlangsung dalam acara ini juga menjadi ruang berbagi tantangan nyata yang dihadapi pelaku, mulai dari keterbatasan ruang berkarya, regenerasi seniman, akses pasar, hingga kebutuhan pendampingan kuratorial dan manajerial.

Seluruh isu tersebut dicatat sebagai bahan tindak lanjut bagi UKP, ICCN, dan Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah.

Melalui kegiatan “UKP Mendengar”, Banyumas menjadi contoh bagaimana ruang dialog berbasis komunitas dapat mempertemukan kebijakan nasional dengan realitas lokal.

Acara ini diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan satu hari, melainkan menjadi awal penguatan jejaring, kolaborasi lintas wilayah, serta langkah konkret menuju ekosistem ekonomi kreatif yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan di Jawa Tengah dan Indonesia.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X