Baca Juga: Program “Ngontenin Tangsel” Berlanjut dengan Hadiah Lebih Menarik
Berkaca dari hal itu, sebelumnya sempat terjadi aksi teror berupa pengiriman bangkai hewan hingga bom molotov. Berikut ini kasus di antaranya.
Rumah Aktivis Greenpeace Dikirim Bangkai Ayam
Pada 30 Desember 2025 lalu, Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik mendapat ancaman teror dari orang tak dikenal.
Tepatnya, rumah aktivis lingkungan itu dikirimi bangkai ayam.
Berdasarkan keterangan yang disusun Greenpeace, bangkai ayam itu Iqbal temukan di teras rumah.
Bangkai ayam tersebut tampak tidak dibungkus oleh wadah apa pun. Korban teror juga menemukan kertas yang diikat di kaki bangkai ayam tersebut.
Kertas itu bertuliskan nada ancaman terhadap Iqbal.
"Jagalah ucapanmu apabila anda ingin menjaga keluargamu. Mulutmu harimaumu," demikian pesan ancaman yang tertera di bangkai ayam tersebut.
Influencer Asal Aceh Diteror Vandalisme
Dalam kesempatan berbeda, Kreator konten bernama Sherly Annavita diduga mendapat teror setelah mengekspresikan pandangannya mengenai penanganan bencana Sumatera.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Berikan Diskon PBB-P2 Awal Tahun 2026, Berlaku hingga 30 Juni
Perempuan asal Aceh itu mengunggah bukti teror melalui akun Instagram resminya, @sherlyannavita pada 30 Desember 2025 lalu.
Sherly mulanya menjelaskan dirinya menerima teror berupa pesan ancaman ke nomor pribadi dan akun media sosialnya selama berhari-hari.
Artikel Terkait
Makin Melek soal Kesehatan Mental, Psikolog Keluarga Ini Blak-blakan Terima Banyak Keluhan Permasalahan Ekonomi
Prabowo: Indonesia Bangsa Besar yang Diberkati dan Hidup dalam Harmoni
Fiersa Besari Curhat soal Insiden Kecelakaan yang Dialami Istrinya, Ceritakan Pelaku Hampir Diberi 'Salam Olahraga'
Diantar Orang Tua Sampai ke Gerbang, Momen Anak-Anak di Aceh Tamiang Mulai Hari Pertama Masuk Sekolah
IFG Corporate University Raih Akreditasi Global EFMD–CLIP dalam Lima Tahun Sejak Berdiri