Di sisi lain, Gibran juga menyoroti penguatan hubungan RI dengan Afrika Selatan.
Wapres RI mengatakan, kebijakan bebas visa sebagai hasil konkret pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Afrika Selatan, Matamela Cyril Ramaphosa di Jakarta pada Oktober 2025 lalu.
"Kunjungan Presiden Ramaphosa beberapa minggu lalu ke Indonesia mencerminkan kerja sama yang erat antara kedua negara," terang Gibran.
"Kedua Presiden sepakat untuk bebas visa masuk, jadi saya pikir ini kabar baik bagi Anda semua, tidak ada lagi visa," tambahnya.
Baca Juga: Tangsel Siapkan Lelang Jabatan Enam Eselon II, Benyamin Targetkan Rotasi Rampung Desember
Pernyataan itu disambut tepuk tangan meriah dari para pengusaha di Afrika Selatan.
Prabowo Dorong Implementasi Bebas Visa
Sebelumnya, Presiden Prabowo pernah menyampaikan dalam pernyataan pers bersama Presiden Ramaphosa pada Oktober 2025 lalu.
Saat itu, Prabowo sempat menegaskan pentingnya mempercepat implementasi berbagai perjanjian kerja sama dengan Afrika Selatan.
"Kami juga berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat di bidang pengaturan antarmasyarakat, misalnya, pengaturan bebas visa bersama," tutur Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada Oktober 2025 lalu.(***)
Artikel Terkait
Adian Napitupulu Tantang Pandangan Menkeu soal Thrifting: Kebijakan Harus Lihat Dampak Lingkungan, Bukan Hanya Ekonomi
BAM DPR Bongkar Aliran Impor Pakaian Bekas Hanya 0,5 Persen dari Total Barang Tekstil Ilegal yang Masuk ke RI
Tangsel Art Festival 2025 Resmi Dibuka! Dekranasda Hadirkan Ruang Besar bagi UMKM dan Pelaku Seni
BMM Lanjutkan Program Ekspedisi Palestina Jelang Musim Dingin
Pelantikan Pejabat Baru di Tangsel: Benyamin Davnie Tekankan Adaptasi Cepat dan Integritas Jabatan