Pilot Ungkap Detik-detik Pesawat Jatuh di Persawahan Karawang, Ceritakan Kendala Teknis di Ketinggian 5.500 Kaki

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 22 November 2025 | 14:56 WIB
Menyoroti insiden Pesawat Cessna yang jatuh di area pematang sawah, Tirtamulya, Karawang. (Dok. Polri)
Menyoroti insiden Pesawat Cessna yang jatuh di area pematang sawah, Tirtamulya, Karawang. (Dok. Polri)

Baca Juga: Kemenkeu Soal Kenaikan Gaji PNS 2026: Dipertimbangkan Berdasarkan Produktivitas ASN dan Kondisi Fiskal

“Setelah kehilangan tenaga, kami langsung mencari area yang paling memungkinkan agar bisa menyentuh tanah dengan aman,” jelas Eko.

Diketahui, pesawat lepas landas dari Bandara Budiharto, Tangerang, menuju Bandara Cakrabuana, Cirebon, sekitar pukul 13.50 WIB sebelum mengalami gangguan tersebut.

Pematang Sawah Jadi Jalur Penyelamat

Dengan jarak pandang terbatas dan opsi pendaratan yang sempit, Eko memilih lahan persawahan di Dusun Waluya, Desa Kertawaluya, Karawang, sebagai titik aman.

Baca Juga: Tangsel Siapkan Lelang Jabatan Enam Eselon II, Benyamin Targetkan Rotasi Rampung Desember

Pendaratan berlangsung sekitar pukul 14.20 WIB, dan seluruh awak berhasil selamat tanpa mengalami luka serius.

Dugaan ‘Loss Power’ Jadi Fokus Investigasi Awal

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebut gangguan teknis menjadi dugaan awal penyebab insiden tersebut.

“Diduga akibat teknikal error berupa ‘loss power’, kemudian pesawat mendarat darurat di pesawahan Dusun Waluya,” ungkap Hendra dalam pernyataan resminya, pada Jumat, 21 November 2025.

Polisi telah melakukan pemeriksaan lokasi serta meminta keterangan para awak untuk menelusuri sumber gangguan.

Baca Juga: Pelantikan Pejabat Baru di Tangsel: Benyamin Davnie Tekankan Adaptasi Cepat dan Integritas Jabatan

Kerusakan Fisik Pesawat Jadi Bagian Analisis Teknis

Kendati tanpa korban, insiden ini memicu pentingnya standar keselamatan pesawat kecil yang beroperasi di rute pendek.

Kehilangan tenaga mesin di ketinggian 5.500 kaki bukan gangguan ringan, terlebih ketika pesawat harus turun cepat hingga menyisakan hanya 500 kaki sebelum menyentuh tanah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X