Baca Juga: BMM Lanjutkan Program Ekspedisi Palestina Jelang Musim Dingin
"Faktor yang dipertimbangkan banyak, ini bagian dari kita menata organisasi secara keseluruhan," lanjutnya.
Luky menekankan bahwa produktivitas ASN juga menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan apakah kenaikan gaji layak diberikan.
"Kita juga lihat produktifitas dari ASN itu sendiri seperti apa," tutur Luky.
Selain itu, kondisi keuangan negara tetap menjadi barometer utama dalam pengambilan keputusan.
Pemerintah tidak ingin kebijakan kenaikan gaji membebani APBN di tengah kebutuhan pembiayaan yang juga meningkat di sektor lain.
Baca Juga: Pilar Buka Festival Literasi Blandongan Tangsel: Mari Kita Gerakkan Budaya Membaca dari Rumah
"Kita juga melihat kondisi fiskal kita seperti apa," pungkasnya.
Kenaikan Gaji ASN Selalu Menjadi Sorotan
Setiap tahun, wacana kenaikan gaji ASN selalu menarik perhatian publik. Kebijakan penghasilan pegawai pemerintah dinilai berdampak langsung pada daya beli jutaan keluarga ASN sekaligus berpengaruh pada struktur belanja pegawai di APBN.
Pada 2024 dan 2025, pemerintah sebelumnya telah menaikkan gaji ASN dan TNI/Polri. Hal itu memunculkan pertanyaan apakah tren tersebut akan berlanjut pada 2026. (***)
Artikel Terkait
Belajar Ekonomi Kreatif Melalui Simulasi Jual Beli di SDN Serua 3
Tangsel Gagal Lindungi Anak: Predikat KLA Dipertanyakan di Hari Anak Sedunia
Pelatihan Kompetensi Guru Sains untuk Tingkatkan Mutu Pengajaran
Siap-siap! Dekranasda Tangsel Art Festival 2025 Bakal Digelar
Pemkot Tangsel dan DPRD Setujui Bersama Raperda Pasar Rakyat dan APBD 2026 Jadi Perda