Purbaya Yudhi Soroti Proyek Whoosh, Said Didu: Ini Buka Kotak Pandora Era Jokowi

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:33 WIB
Menyoroti kontroversi proyek Whoosh era Presiden Jokowi hingga kebijakan anggaran era Menkeu Sri Mulyani. (Instagram.com/@menkeuri)
Menyoroti kontroversi proyek Whoosh era Presiden Jokowi hingga kebijakan anggaran era Menkeu Sri Mulyani. (Instagram.com/@menkeuri)

Bidiktangsel.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali mencuri perhatian publik usai menanggapi pernyataan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mengenai proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).

Sebelumnya, Jokowi menegaskan bahwa Whoosh bukanlah proyek yang semata-mata mencari keuntungan, melainkan “investasi jangka panjang” untuk mengatasi kemacetan dan mengurangi potensi kerugian ekonomi hingga ratusan triliun rupiah per tahun. 

Baca Juga: Wakil Wali Kota Pilar Saga: Karang Taruna Tangsel Harus Jadi Penggerak Pemuda dan Lingkungan, Bukan Alat Politik

Namun, pernyataan itu kini menuai pertanyaan publik: sejauh mana manfaat sosial Whoosh benar-benar dirasakan masyarakat?

Menanggapi hal tersebut, Menkeu Purbaya mengakui adanya nilai sosial dalam proyek Whoosh, namun menegaskan pentingnya penguatan ekonomi regional agar dampak pembangunan tidak berhenti pada infrastruktur semata.

“(Pernyataan Jokowi) ada betulnya juga sedikit, karena kan Whoosh sebetulnya ada misi regional development juga,” ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Rabu (30/10/2025).

Baca Juga: Kajati Banten Lantik Pejabat Eselon II dan III, Tegaskan Integritas dan Profesionalisme Adhyaksa

Purbaya menilai, keberadaan Whoosh perlu dikaitkan dengan pengembangan kawasan di sekitar jalur kereta cepat agar proyek tersebut mampu menciptakan efek berganda bagi ekonomi lokal.

“Mungkin di mana ada pemberhentian di sekitar jalur Whoosh supaya ekonomi sekitar tumbuh, itu harus dikembangkan ke depan. Jadi ada betulnya,” jelasnya.

Dengan gaya komunikasi yang lugas dan cenderung netral, Purbaya dikenal tidak segan meninjau ulang proyek besar warisan pemerintahan sebelumnya. 

Ia menegaskan bahwa evaluasi semacam ini penting untuk memastikan proyek infrastruktur benar-benar memberikan manfaat produktif bagi masyarakat luas.

Baca Juga: KPID Banten dan KPI Pusat Dorong Literasi Media di Sekolah Rangkasbitung

Said Didu: Purbaya Buka “Kotak Pandora” Era Jokowi

Sementara itu, pengamat politik dan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menilai pernyataan Purbaya justru membuka “kotak pandora” terkait kebijakan fiskal dan proyek besar di era Jokowi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X