Selama Hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas, Politik dibiayai oleh oligarki, dan penegakan hukum bisa dinegosiasi, maka Dewa Korupsi Indonesia akan terus hidup—bukan di mitos, tapi di gedung-gedung pemerintahan, ruang sidang parlemen, dan kantor elite partai.
Sudah saatnya kita berhenti menyembah mereka dengan diam. Demokrasi sejati tidak bisa hidup di atas bangkai integritas. Dan negeri ini tak akan pernah maju jika terus membiarkan “dewa-dewa” itu berpesta di atas penderitaan rakyat.
> Indonesia bukan kekurangan hukum, tapi kekurangan nyali untuk menegakkan keadilan.<
(***)
Artikel Terkait
Pembangunan GSG Tak Berizin Masih Menyisakan Polemik, Pemkot Tangsel Tegaskan Pengawasan Ketat
Pembangunan GSG Tak Berizin Masih Berproses, DCKTR Kota Tangsel Tegaskan Komitmen Pengawasan
Kasus Pelecehan di SMK Swasta Tangsel Mandek, Orang Tua Korban Teriakkan Ketidakadilan
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Mengapung di Kali Dekat Pabrik Tahu Parung Serab Tangerang
Kick Off Cek Kesehatan Gratis di Tangsel: Pemerintah Jemput Bola Periksa 53 Juta Siswa se-Indonesia