Begini Kondisi Bendungan Katulampa di Puncak Bogor Usai Diguyur Hujan Intensitas Tinggi

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 3 Maret 2025 | 12:11 WIB
Potret video amatir peristiwa banjir bandang di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 2 Maret 2025. (X.com/@ilhampid)
Potret video amatir peristiwa banjir bandang di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 2 Maret 2025. (X.com/@ilhampid)

Bogor, bidiktangsel.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Puncak Bogor pada Minggu (2/3/2025) malam mengakibatkan debit air Sungai Ciliwung meningkat drastis.

Akibatnya, Bendungan Katulampa di Kota Bogor mencatat status Siaga 1 dengan Tinggi Muka Air (TMA) mencapai 220 sentimeter pada pukul 21.33 WIB.

Pelaksana Bendungan Katulampa, Andi Sudirman, menjelaskan bahwa lonjakan debit air terjadi secara cepat akibat hujan deras di wilayah hulu.

Baca Juga: Program Sekolah Gratis di Banten, Peningkatan SDM Jadi Prioritas

Pada saat itu, debit air mencapai 514.659 liter per detik, yang berpotensi meningkatkan risiko banjir lintasan bagi daerah di sepanjang aliran Sungai Ciliwung, termasuk Bogor, Depok, hingga Jakarta.

Bendung Katulampa Berangsur Surut

Meski sempat menyentuh level Siaga 1, TMA di Bendung Katulampa berangsur turun menjadi 160 sentimeter (Siaga 2) pada pukul 22.15 WIB.

Debit air pun berkurang menjadi 307.467 liter per detik. Meski demikian, masyarakat di sekitar bantaran sungai diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lintasan.

Baca Juga: Peningkatan Infrastruktur dan Kualitas Permukiman, Pemkot Tangsel Fokus Tangani Kemacetan dan Banjir

“Kepada warga yang berada atau tinggal di dekat aliran sungai, harap waspada akan potensi banjir lintasan,” ujar Andi Sudirman kepada wartawan di Bogor, Senin (3/3/2025).

Hujan deras yang berlangsung sejak Minggu sore juga menyebabkan banjir bandang di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Cisarua.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, sebanyak 423 jiwa terdampak akibat luapan Sungai Ciliwung yang memasuki permukiman warga.

Baca Juga: Suasana Warung Takjil Hari Pertama, Pamulang: Padat Pembeli dan Pengendara

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menyebutkan bahwa intensitas hujan yang tinggi menyebabkan air sungai meluap hingga merendam rumah-rumah di sekitar aliran sungai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X