Mendagri Tito Karnavian: Banyak Tenaga Honorer Merupakan "Titipan" Pejabat dan Tim Sukses

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 9 Januari 2025 | 18:19 WIB
Ilustrasi Mendagri Tito Karnavian menetapkan aturan pemotongan gaji guru PPPK sertifikasi dan yang belum sertifikasi. (menpan.go.id)
Ilustrasi Mendagri Tito Karnavian menetapkan aturan pemotongan gaji guru PPPK sertifikasi dan yang belum sertifikasi. (menpan.go.id)

Baca Juga: Pelantikan Pejabat Baru Kemendikdasmen, Abdul Mu'ti: Amanah Ini untuk Kemajuan Pendidikan Nasional

Kebijakan terkait tenaga honorer terus menjadi perhatian pemerintah, terutama menjelang 2024, ketika rencana penghapusan tenaga honorer di instansi pemerintah mulai diterapkan.

Tito berharap kebijakan ini dapat mengoptimalkan efisiensi pelayanan publik dan memastikan tenaga kerja yang direkrut benar-benar berkualitas.

Isu tenaga honorer menjadi perdebatan publik karena menyangkut nasib jutaan orang yang menggantungkan hidup pada status pekerjaan ini.

Baca Juga: Indonesia Disegani Dunia, Presiden Prabowo: Ekonomi Kita Berhasil dengan Cemerlang

Langkah pemerintah untuk membatasi rekrutmen honorer diharapkan mampu menciptakan pemerintahan yang lebih profesional, meskipun tantangan dalam pelaksanaannya tidak dapat diabaikan.

Dengan penghapusan tenaga honorer yang direncanakan, pemerintah dihadapkan pada tantangan besar untuk memastikan transisi yang adil dan efisien bagi tenaga kerja yang terdampak.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X