Komandan TKN Fanta Dorong Keterlibatan Anak Muda dalam Pemerintahan Prabowo Gibran

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 14 Juni 2024 | 19:13 WIB
Dalam podcast JPP Talk yang diselenggarakan oleh Jaringan Pemred Promedia (JPP).
Dalam podcast JPP Talk yang diselenggarakan oleh Jaringan Pemred Promedia (JPP).

Jakarta, bidiktangsel.com - Komandan TKN Fanta, Muhammad Arief Rosyid Hasan, mengharapkan generasi muda diberikan peluang untuk berpartisipasi dalam pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Dalam podcast JPP Talk yang diselenggarakan oleh Jaringan Pemred Promedia (JPP), Arief Rosyid menyatakan bahwa populasi anak muda di Indonesia saat ini sangat besar, bahkan menjadi kelompok pemilih terbesar dalam Pemilu 2024.

"Kami mendorong agar kepemimpinan Pak Prabowo dan Mas Gibran, yang didukung mayoritas anak muda, menunjukkan keberpihakan terhadap generasi muda," ujarnya.

Baca Juga: Wujudkan PPDB Jujur dan Adil, Pemkot Tangsel Gandeng Instansi Penegak Hukum dan Siapkan Sekolah Pendamping

Mantan Komisaris BSI ini menjelaskan bahwa keberpihakan terhadap anak muda sulit terwujud tanpa adanya representasi dari mereka dalam pemerintahan.

"Keberpihakan itu tidak mungkin ada jika tidak ada perwakilannya atau representasi anak muda di dalamnya," lanjutnya.

Arief, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PB HMI periode 2013-2015, menambahkan bahwa kesadaran elit politik di Indonesia mengenai pentingnya keberpihakan terhadap anak muda semakin meningkat.

Di era pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, beberapa posisi pemerintahan sudah dipercayakan kepada generasi muda, mulai dari menteri, wakil menteri hingga Staf Khusus Milenial.

Baca Juga: Dinas LH Tangsel Gandeng Masyarakat Gelar PROKASIH Jaga Kebersihan Kali Cibenda

Selain itu, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, Kementerian BUMN memberikan banyak kesempatan kepada anak-anak muda untuk menduduki posisi Direksi dan Komisaris di BUMN.

"Sekarang ini mindset elit kita sudah mengarah ke sana. Kami ingin memperluas peluang ini. Menambah kuota untuk anak muda, mengingat kontribusi mereka sangat besar," ungkapnya.

Arief juga mengusulkan agar dalam Pilkada Serentak 2024 yang akan digelar pada November 2024, semakin banyak anak muda yang diusung sebagai calon Gubernur, Bupati, atau Walikota.

"Misalnya dalam Pilkada nanti, jika tidak bisa menjadi Gubernur, Bupati atau Walikota, minimal wakil-wakilnya adalah anak muda," tuturnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X