Gibran: Debat Cawapres Bukan Serangan Ofensif

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 22 Januari 2024 | 16:55 WIB
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menjawab pertanyaan wartawan saat doorstop pascadebat cawapres di JCC Senayan.
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menjawab pertanyaan wartawan saat doorstop pascadebat cawapres di JCC Senayan.

Jakarta, bidiktangsel.com - Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menilai sejumlah argumentasi yang dilontarkannya selama debat cawapres kedua pada Minggu (21/1) lalu, bukan merupakan serangan ofensif terhadap cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar dan cawapres nomor urut 3 Mahfud MD.

Gibran mengatakan, tanggapan maupun pertanyaannya selama debat adalah bentuk "counter attack" dari paslon nomor 2 terhadap serangan yang dilakukan paslon nomor 1 dan 3 terhadap capres Prabowo Subianto pada debat capres sebelumnya.

Baca Juga: Sri Sultan HB X 'Bekali' Prabowo Gibran: Wejangan Teknologi Demi Masa Depan Indonesia

Dalam debat cawapres, Gibran sempat bertanya kepada Mahfud MD tentang cara mengatasi greenflation.

Saat diingatkan Mahfud dan moderator untuk menyertakan penjelasan, Gibran berkilah bahwa dirinya menganggap Mahfud sudah tahu.

Mahfud pun menjawab pertanyaan Gibran dengan menjelaskan tentang ekonomi hijau.

Menkopolhukam tersebut menyebut contoh ekonomi sirkuler yang banyak diterapkan orang-orang di daerah asalnya, yakni Madura.

Gibran lantas menjawab, "Saya lagi nyari jawaban Prof Mahfud, kok enggak ketemu," kata Gibran.

Baca Juga: Adat Jawanya Kental: Prabowo dan Gibran Minta Restu Sri Sultan HB X

"Saya nanya greenflation kok jawabnya ekonomi hijau," katanya.

Gibran menjelaskan bahwa transisi menuju ekonomi hijau harus dilakukan hati-hati. Ia mencontohkan biaya R&D yang mahal.

Mahfud tidak menjawab pertanyaan Gibran kembali. Ia justru menyebut pertanyaan Gibran sebagai "pertanyaan recehan" yang tidak layak dijawab.

Gibran menilai tanggapan dan pertanyaannya selama debat cawapres bukan merupakan serangan ofensif, melainkan bentuk "counter attack" terhadap serangan yang dilakukan paslon nomor 1 dan 3 terhadap capres Prabowo Subianto. (***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X