Prabowo: Indonesia Harus Mandiri dan Bijaksana

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 19 Januari 2024 | 21:44 WIB
Prabowo Subianto : Indonesia harus menjadi negara yang mandiri dan bijaksana dalam mengelola kekayaan yang dimiliki.
Prabowo Subianto : Indonesia harus menjadi negara yang mandiri dan bijaksana dalam mengelola kekayaan yang dimiliki.

Jakarta, bidiktangsel.com - Calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Indonesia harus menjadi negara yang mandiri dan bijaksana dalam mengelola kekayaan yang dimiliki.

Hal ini ia sampaikan saat melakukan pertemuan dengan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) di Graha Oikumene, Jakarta, Jumat (19/1).

"Saya selalu ingatkan hati-hati karena persaingan antara bangsa kejam. Jangan mengira bangsa lain sayang dengan kita. There are no permanent friend and no permanent enemy, only permanent interest," kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo: Persatuan dan Kerja Sama Kunci Masa Depan Indonesia yang Cemerlang

Prabowo menjelaskan, yang dimaksud dengan kepentingan abadi (permanent interest) adalah keinginan sebuah negara untuk selalu memenuhi kebutuhan bangsanya sendiri.

Oleh karena itu, Indonesia harus bijaksana karena kekayaan alamnya banyak diinginkan oleh bangsa lain, sejak ratusan tahun lalu.

"Kepentingan abadi adalah ingin hidup cukup oleh semua bangsa, semua kelompok etnis, semua negara, semua kelompok manusia," ujarnya.

"Dan yang punya kekayaan (untuk) memungkinkan hidup sejahtera di antaranya Indonesia. Apa yang kita tidak punya? Iya kan," tambahnya.

Baca Juga: Prabowo Gibran Bersumpah Melindungi Alam: Tegaskan Hukuman Berat dan Kolaborasi untuk Konservasi Ekologi

Prabowo mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara mandiri.

Jika dikelola dengan baik, Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia dan menciptakan swasembada energi melalui pemanfaatan green energy.

"Energi kita nanti green tidak banyak negara bisa seperti kita, 100 persen kita bisa green energy dan 100 persen dari dalam negeri kita sendiri," kata Prabowo.

Baca Juga: Pemkot Tangerang dan Komunitas Banksasuci Bersih-bersih Kali dan Sungai

Ia mencontohkan, biosolar kini sudah diolah sebagian dari kelapa sawit. Ketika diolah 100 persen, maka Indonesia diperkirakan mampu menghemat sekitar 25 milyar dolar per tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X