Jakarta, bidiktangsel.com - Presiden Joko Widodo, yang dikenal sebagai Jokowi, mengecam politik di Indonesia dalam sebuah pernyataan kontroversial selama perayaan hari ulang tahun ke-59 Partai Golkar.
Dalam acara tersebut, Jokowi menggambarkan politik tanah airnya sebagai sebuah sinetron televisi penuh drama yang merusak gagasan yang seharusnya menjadi inti dari pesta demokrasi.
Dalam pidatonya, Jokowi menekankan pentingnya pertarungan gagasan dan ide sebagai landasan politik yang seharusnya untuk memajukan bangsa.
"Akhir-akhir ini yang kita lihat adalah terlalu banyak dramanya, terlalu banyak drakornya, terlalu banyak senitronnya. Mestinya kan pertarungan gagasan, mestinya pertarungan-pertarungan ide, bukan pertarungan perasaan," kata Presiden RI Joko Widodo.
Baca Juga: Walikota Serang Resmikan Jalan Utama Puri Anggrek
Meskipun Jokowi tidak melanjutkan pandangannya tentang kondisi politik saat ini, ia menyampaikan kekhawatiran bahwa penafsiran salah terhadap pernyataannya dapat timbul.
Dia juga mengimbau seluruh petinggi dan kader Partai Golkar untuk memegang teguh persatuan setelah gelaran Pesta Rakyat atau menjelang Pemilu 2024.
Sementara itu, acara tersebut sebelumnya telah menjadi perbincangan luas dengan spekulasi mengenai kehadiran Gibran Rakabuming, putra Jokowi, yang akan mendaftar sebagai kader Partai Golkar.
Namun, dalam akhir acara tersebut, tidak ada tanda-tanda kehadiran Gibran atau penyerahan kartu tanda anggota Partai Golkar untuknya.
Wakil Ketua Penyelenggara Hud ke-59 Partai Golkar, Nurul Arifin, menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengagendakan acara politik tambahan dalam acara tersebut.
Baca Juga: Dua Penghargaan Diraih Pemkot Tangerang Dalam Ajang Bhumandala Awards 2023
Acara Puncak Hud Partai Golkar dianggap sebagai acara tunggal.
Ketua Umum Partai Golkar, Erlangga Hartarto, mengajak masyarakat untuk bersabar menanggapi kabar mengenai Gibran menjadi kader Partai Golkar.
Artikel Terkait
Kabupaten Tangerang Berhasil Tekan Angka Stunting 70%, Ini Kuncinya
Sachrudin Minta Camat dan Lurah Tangerang Paham Pertanahan untuk Cegah Sengketa
Kampung Iklim Tangerang Raih Penghargaan dari KLHK dan Pemkot
Wali Kota Tangerang: Pengelolaan Sampah Perlu Komitmen Pusat dan Daerah
Ini Cara Klaim Asuransi Korban Pohon Tumbang Pemkot Tangerang