Serpong, bidiktangsel.com - Pihak Mataer Parkir memberikan konfirmasinya terkait dugaan pelanggaran pihaknya pada Peraturan Walikota (Perwal) Tangsel No.3 tahun 2013 dan Keputusan Walikota (Kepwal) Tangerang Selatan No.974.3/Kep.239 -Huk/2017.
Direktur Utama Mataer Parking, Buyung Fajri mengatakan penentuan tarif parkir tersebut sesuai keputusan dan sosialisasi di lingkungan Ruko Golden Boulevard (RGB).
"Untuk tarif parkir, sebelum kami resmi kelola sudah tidak sesuai di lapangan. Penentuan tarif dan kebijakan parkir di setiap lokasi juga telah disosialisasikan dengan warga ruko dan paguyuban, jadi kami juga tidak bisa sembarangan, karena banyak pihak yang memantau," katanya saat ditemui awak media di kantornya yang berada di kawasan Bidex, BSD, Selasa (30/11/2021).
Dirinya mengungkapkan terkait parkir, banyak pengelola parkir di Tangsel banyak yang tidak sesuai Perwal 2017 tersebut akibat belum diperbaruinya aturan tersebut.
"Pengelola parkir selain kami di banyak tempat juga ada perbedaan sedikit dengan peraturan. Menurut kami, ini akibat perwal 2017 yang belum diperbaharui," ungkapnya.
Terkait rambu atau papan parkir yang tidak ada, dirinya mengaku pihaknya sudah sempat memasang berupa papan digital namun rusak.
"Sebelumnya kita digital signage (papan digital, red), tapi pada rusak, tapi di monitor masih ada tarif. Jadi sekarang masih produksi yang model rambu papannya," ucapnya.