Lebih jauh Pilar mengatakan, tak hanya melakukan vaksinasi, tim ngider sehat ini juga secara berkala melakukan pengecekan kesehatan kepada lansia.
"Kalau dulu kita mengenal mantri keliling, kalau sekarang ada bidan dan perawat keliling melakukan pengecekkan kesehatan kepada lansia. Di cek gula darahnya, dicek tekanan darahnya dicek semuanya," terangnya.
Pilar mengatakan, kendala vaksinasi terhadap lansia adalah tak semua lansia bisa menerima vaksin, sebab lansia dengan riwayat penyakit bawaan tidak dapat menerima vaksin dan harus mendapat treatment khusus dari petugas vaksin.
"Kalau komorbit (penyakit bawaan-red) memang kita tunda (vaksinnya-red). Banyak masyarakat yang justru menilai dirinya sendiri, padahal cuma sakit biasa tapi memang tidak mau vaksin ada yang seperti itu," ujarnya.
Pilar berharap akhir tahun vakasinasi untuk lansia telah mencapai 70 persen dan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas).
"Mudah-mudahan. Kita optimis," tandasnya.(*/Red).
Penulis : Radi Iswan