Sebelum PON XX Papua digelar, seluruh atlet padahal terus mempersiapkan waktu dan tenaga agar bisa fokus berlatih. "Berbulan-bulan latihan izin sekolah atau kuliah tanding mati matian demi daerah tapi tidak dihargai," lirihnya.
Dimas menegaskan, realitasnya pemerintah masih belum terlalu peduli terhadap para atlet yang telah dan coba mengharumkan nama negara maupun daerahnya. "Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan untuk ke olahraga," tegasnya. (*/Red)