Sementara itu Ferdyansyah sendiri ketika dikonfirmasi belum ada jawaban terkait gejala awalnya sehingga terkonfirmasi positif Covid-19.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Iwan Rahayu, mengatakan Ferdy kemungkinan besar positif karena dari liburan akhir tahun. Sehingga hal itu tidak menjadi klaster di DPRD.
“Pimpinan DPRD Langsung mengadakan rapat terbatas dan di libur panjang natal dan tahun baru kemarin rupanya membawa dampak penyebaran Covid , Pak Ferdy jelas tertular semasa liburan, bukan di DPRD. karena pada Senin (4/1) baru awal masuk kerja. Oleh karna itu kita memerintahkan sekretariat DPRD untuk segera melakukan penyemprotan dan hari ini seluruh gedung DPRD dilakukan penyemprotan desinfektan,” ujarnya.
Disinggung apakah akan ada libur di gedung DPRD setelah adanya anggota dewan yang positif Covid. Iwan mengatakan tidak ada libur bagi anggota dewan.
“Kita adalah perwakilan dari 1,6 juta jiwa penduduk Tangsel, jadi tiada libur. Walau pun kantor sedang disemprot kita tetap melayani pengaduan masyarakat dirumah atau di tempat lain. Artinya kami tetap bekerja, dan yang perlu ditegasi ialah Pak Ferdy itu tertular di luar bukan karena kerja di dalam gedung DPRD,” paparnya.
Iwan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Tangsel agar tetap patuhi 4 M, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
“Kita semua harus tetap jalankan 4M, yang tidk kalah penting adalah bergotong royong sesama insan manusia dari yang paling terdekat yaitu tetangga kita, karena situasi saat ini semua sedang sulit dalam masa pemulihan ekonomi ini,” paparnya.
Iwan juga mengatakan, dalam penganggaran juga DPRD memprioritaskan penanganan Covid-19.