Rasa syukur yang selanjutnya harus ditindaklanjuti dengan niat dan upaya untuk bekerja lebih keras cerdas tuntas dan ikhlas lagi.
Airin menyatakan dalam situasi Pandemi Covid-19 ini, berbagai penyesuaian penerapan strategi baru dilakukan dalam rangka membangun keseimbangan antara merealisasikan program yang sudah direncanakan dengan upaya penanganan pandemi Covid-19.
"Dampak ekonomi sangat terasa dimasyarakat dan pemerintah berupaya membangkitkan aktivitas perekonomian, mengembalikan daya beli masyarakat dan menguat kan kondisi fiskal daerah. Kita masih harus bekerja keras, bekerja cerdas untuk menyelesaikan tantangan tantangan ini," tandasnya.
Tokoh Masyarakat Tangsel Margiono berharap Kota Tangsel menjadi kota yang semakin ramah dan semakin dekat dengan rakyat, semakin cepat dan semakin baik memberikan pelayanan kepada rakyat, semakin mampu me-menuhi kebutuhan-kebutuhan rakyat, semakin maksimal men-dayagunakan sumber daya lokal seperti yang dicita-citakan masyarakat Tangsel ketika kota ini didiri-kan 12 tahun lalu.
"Dalam satu dasawarsa usia pertamanya, rasanya tangsel sudah sesuai rel yang benar yaitu indonesia maju. memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia dan melanjutkan infrastruktur serta melakukan reformasi birokrasi," terangnya.
Margiono mengingatkan ada masalah penting yang dihadapi Pemkot Tangsel yakni bidang kesehatan pandemi covid-19 yang berdampak masalah ekonomi.
Akibatnya, rakyat merasa terpukul dan terseok-seok. Dan memerlukan intervensi dan uluran tangan yang serius dan cerdas.(*/Red)