Pondok Aren, bidiktangsel.com - Pemerintah menyatakan wabah virus corona atau COVID-19 sebagai wabah Nasional. Kondisi bencana ini membuat Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menganjurkan agar masyarakat #DiamAjaDirumah atau tidak bepergian jika bukan dalam kondisi darurat.
Heboh Corona…Aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) terimbas. Jumlah pendapatan PKL turun drastis dan sejumlah toko, lapak pedagang kaki lima ini sepi pembeli terkena dampak wabah virus corona ini.
Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Kota Tangerang Selatan, Desman Ariando mengatakan bahwa jumlah PKL di Kota Tangerang Selatan ini berjumlah sekitar 30 ribu pedagang.
"Pendapatan rata-rata perhari PKL sebesar Rp. 200.000, tingkat penurunan penghasilan sekitar 30%, berarti kerugian yang dialami PKL Kota Tangsel akibat Itu Covid-19 adalah Rp. 1.8 milyar perhari," katanya..
Menurutnya, Pemkot Tangsel harus mengambil langkah kebijakan untuk membantu para PKL, berupa memberikan Insentif ekonomi dan subsidi barang kebutuhan pokok masyarakat selama 3 bulan masa tanggap darurat Covid 19.
"Insentif ekonomi bisa berupa penghapu-san atau penundaan pembayaran pajak dan cicilan kredit, baik komersial, KUR, UMI dan Leasing kendaraan bermotor selama 3 bulan hingga 29 Mei 2020," ujar Desman kepada awak media.
Lanjutnya, untuk subsidi bahan pokok Pemkot Tangsel melakukan operasi pasar dan penurunan harga bahan pokok kebutuhan masyarakat.