Yudha juga mengungkapkan bila DLH Kota Tangsel sudah berkoordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait penanganan sampah-sampah tersebut. Sebab, area yang dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh warga ini, berada di lahan milik PT KAI.
"Kemarin dari DLH Tangsel dan KAI dan pihak kelurahan sudah mengadakan rapat koordinasi terkait penanganan sampah disini. Kesulitan utama bagi kami adalah akses jalan. Yang punya kuasa itu kan PT KAI, makanya kita menunggu keputusan PT KAI terkait pembongkaran jalur untuk masuk armada," tandasnya. (Humas-Kominfo)