Berdasarkan hal tersebut, dapat dikatakan Kota Tangerang Selatan bukan merupakan daerah industri/pabrik yang menghasilkan emisi secara masif dan disisi lain dari kegiatan uji emisi yang telah dilakukan berdasarkan hasil pengujian emisi terhadap kendaraan bermotor roda ≥4 di Kota Tangerang Selatan kualitas emisi kendaraan rata-rata cukup baik, dimana persentase kelulusan dari keseluruhan hasil uji emisi kendaraan bermotor di Kota Tangerang Selatan berdasarkan data yang valid berkisar pada angka 81,2%, sementara yang tidak lulus atau melebihi ambang batas emisi ada pada kisaran angka 10,2%.
Toto mengungkapkan, menanggapi
pemberitaan yang ada, alangkah baiknya jika ada pihak-pihak yang memiliki data terkait kualitas udara di Tangerang Selatan bisa disandingkan dengan data kita sehingga tidak menyimpulkan secara sepihak.
"Bilamana perlu kita uji bersama dengan metode, cara dan waktu sampling yang bisa menghasilkan data dengan akurasi yang tinggi. Karena dari sumber belum diketahui secara jelas spesifikasi alat dan metode analisisnya yang digunakan untuk mengukur kualitas udara, sehingga data yang tersebar di media elektronik tersebut belum dapat dipastikan data itu benar atau tidak."jelasnya.
Kedepan DLH akan meningkatkan pengawasan dan mengidentifikasi terhadap sumber-sumber pencemaran udara dan melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelanggar lingkungan.(humas-kominfo).