“Penyebaran hoax melalui media sosial menggiring opini publik sehingga masyarakat percaya dengan informasi palsu yang bersifat tendensius dengan sentimen terhadap SARA,” terangnya.
Untuk itu, Wakil Wlaikota meminta kepada masyarakat untuk menghindari berita hoaks agar tidak memunculkan konflik di masyarakat.
"Mari kita jalin tali silaturahmi dan mendukung pemerintah untuk menyukseskan pemilu yang aman dan nyaman," tandasnya.
Sementara Camat Pamulang Deden Juardi menambahkan, peserta pelatihan yang mengikuti kegiatan Pengendalian Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan inidiikuti para Kepala RW, RT, Kader Kesehatan dan sejumlah anggota DPRD Kota Tangsel.
"Penyakit masyarakat menjadi tanggung kita semua untuk mengantisipasi dan mencegahnya," katanya. (Humas-Kominfo)