Serpong Utara, bidiktangsel.com - Pemilik lahan kosong di depan Sekolah Dasar Negeri Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menutup akses jalan menuju sekolah itu secara permanen.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes karena pemerintah kota belum membayar lahan yang diserobot pihak sekolah sejak 2015.
Pemilik lahan, Hardi, mengatakan bahwa pemerintah kota hanya memberikan janji akan membayar lahannya, tetapi janji itu tak kunjung direalisasikan.
Hardi pun kesal karena lahannya telah digunakan sebagai akses jalan menuju sekolah selama tujuh tahun tanpa kompensasi.
Baca Juga: Bali United Tidak Lagi Guling-guling di Lapangan, Cetak Waktu Efektif Tertinggi di Pekan 3 Liga 1
Dikutip dari IG @Wargatangsel, "Tujuan saya nembok supaya cepet dibayar, karena kan ini udah lama dari 2015. Terus Lebaran kemarin juga udah dikasih waktu 2 bulan, diem aja. Pihak sekolah juga tau bahwa ini akan dipager," ujar Hardi saat dijumpai di lokasi, Minggu, 16 Juli 2023.
Selain dijadikan akses SD Negeri Lengkong Karya, lahan milik Hardi juga digunakan pemerintah kota untuk membuat akses jalan lingkungan permanen dari beton.
Hardi mengatakan bahwa sebagian lahan yang digunakan sebagai jalan beton itu juga miliknya.
"Jadi bukan hanya akses ke sekolah ini, akses jalan beton itu juga sama, sebagiannya punya bapak," kata dia dalam akun @wargatangsel.
Supriadi, warga sekitar yang menjadi orang kepercayaan Hardi, mengatakan bahwa pemerintah kota berencana membeli lahan milik Hardi yang digunakan sebagai akses jalan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Pemerintah Kota Tangerang Selatan Gelar Pelatihan Multimedia bagi Pemuda
"Lahan saya pribadi nanti yang mau dibayarin. Kalau punya saya cuma 20 meter persegi doang," kata Supriadi.
Meski pemerintah kota tak kunjung menyelesaikan kasus penyerobotan tanah yang dilakukan pihak sekolah, Hardi akan memberikan kesempatan sampai SD Negeri Lengkong Karya punya akses jalan sendiri.
"Jadi nanti mah tetep kalo udah dibayar lahan saya, bakal dilanjut ampe depan pemageran sama yang punya lahan itu," kata dia.