Serpong, bidiktangsel.com - Kondisi Jaletreng River Park di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan, memprihatinkan.
Taman wisata keluarga yang selama ini menjadi salah satu ikon rekreasi warga itu kini terancam longsor.
Dari pantauan awak media di lokasi, terlihat retakan tanah membentang sekitar 50 meter di sisi jalur pedestrian dan jogging track, disertai patahan pada pondasi jalan setapak yang mulai ambles.
Baca Juga: WiFi Gratis Tangsel Jauh dari Kampung: Janji Smart City Dipertanyakan
Warga sekitar mengaku khawatir jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, karena area yang retak berada tepat di tepi sungai dengan arus deras saat musim hujan.
“Sudah beberapa hari ini retakannya makin lebar. Kalau dibiarkan, bisa longsor ke sungai,” ujar Rudi (42), warga Lengkong Gudang Timur yang rutin berolahraga di taman itu, Kamis (13/11/2025).
Hal senada disampaikan Siti (36), pengunjung yang membawa anaknya bermain di area taman. Ia menilai Pemkot Tangerang Selatan harus segera turun tangan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Gerakan Politik Ijazah: Ketika Isu Dokumen Menjadi Senjata Adu Domba
“Ini tempat favorit warga, apalagi akhir pekan ramai banget. Bahaya kalau sampai tanahnya amblas,” ujarnya dengan nada cemas.
Pantauan lebih lanjut menunjukkan beberapa bagian paving dan pembatas beton di sekitar jogging track telah bergeser. Drainase di sepanjang jalur pun tampak tersumbat, memperparah erosi akibat rembesan air hujan.
Sejumlah pengunjung juga mengeluhkan minimnya papan peringatan di area retakan.
“Harusnya ada tanda bahaya atau garis pembatas biar pengunjung tidak lewat situ. Ini malah dibiarkan terbuka,” kata Andi (29), warga Serpong Utara.
Baca Juga: Permudah Akses Pencari Kerja, Pemkot Tangsel Mulai Sosialisasikan Portal Digital Anti Nganggur
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan terkait langkah penanganan ancaman longsor di Jaletreng River Park tersebut.