Baca Juga: Tangsel Raih Penghargaan Kabupaten/Kota Berkinerja Baik dalam Percepatan Penurunan Stunting
“Kami rutin memonitor, tapi partisipasi warga untuk melapor juga penting,” ujarnya.
Namun, bagi Pak RT Adie serta ratusan warga lainnya, persoalan ini bukan sekadar kendala teknis.
Di tengah kebutuhan internet yang semakin vital, mulai dari sekolah daring, kegiatan majelis taklim, TPA, hingga ronda malam, kesenjangan akses digital terasa semakin nyata.
Janji besar Smart City justru terhambat oleh sinyal yang tak pernah benar-benar sampai ke rumah-rumah mereka.
Ironi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkot Tangsel: memastikan manfaat program WiFi gratis tidak hanya dirasakan warga pusat kota, tetapi juga mengalir merata hingga ke pelosok kampung.
Sebab, di era digital, akses internet bukan lagi fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar yang menentukan kesetaraan kesempatan bagi seluruh warga.
(***)