info-tangsel

SDABMBK Tangsel Tanggap Darurat Limpasan Air di Pondok Kacang Prima

Senin, 3 November 2025 | 14:27 WIB
Kawasan Perumahan Pondok Kacang Prima, Jalan Ketapang, akibat curah hujan sangat tinggi dan meluapnya Kali Serua.

Serpong, bidiktangsel.com — Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan bergerak cepat melakukan penanganan tanggap darurat atas kejadian limpasan air yang terjadi pada Jumat (31/10), di kawasan Perumahan Pondok Kacang Prima, Jalan Ketapang, akibat curah hujan sangat tinggi dan meluapnya Kali Serua.,

Kejadian tersebut berlangsung saat lokasi pekerjaan proyek rekonstruksi turap sungai tengah dalam tahap persiapan pengecoran.

Debit air yang meningkat tajam mendorong bekisting ke arah perumahan dan mengakibatkan genangan di sejumlah titik permukiman warga.

Baca Juga: OJK Banten Gelar FIN Expo 2025, Dorong Inklusi dan Literasi Keuangan Masyarakat

Genangan air tercatat berdampak pada Blok K hingga Blok G Perumahan Pondok Kacang Prima. 

Hingga pukul 21.00 WIB, sebagian besar wilayah telah surut, sementara di Jalan Mawar, sebagai area terendah, masih terdapat genangan sekitar 10 sentimeter hingga pukul 23.00 WIB.

Tim pompa portable dari Bidang Sumber Daya Air bersama unit pompa milik BBWSCC terus siaga hingga Sabtu dini hari (1/11) untuk memastikan seluruh genangan air benar-benar surut. 

Baca Juga: Pupuk Indonesia Sosialisasikan Penurunan HET Pupuk Bersubsidi di Bogor

Di lokasi pekerjaan, kontraktor pelaksana juga langsung melakukan perbaikan kisdam dan bekisting yang sempat hanyut akibat derasnya dorongan air.

Kepala Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Robbi Cahyadi, menyampaikan bahwa pihaknya telah memerintahkan kontraktor membantu warga dalam pembersihan lingkungan pascagenangan, terutama di titik-titik jalan yang tertinggal lumpur.

“Kami fokus pada dua hal, yakni memastikan genangan cepat surut dan memastikan lingkungan warga segera kembali bersih dan aman. Kami juga menginstruksikan pelaksana proyek untuk segera memperkuat pengamanan area kerja agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Robbi Cahyadi.

Baca Juga: Forum Antikorupsi Bongkar Dugaan Pelanggaran Tender Proyek Pelabuhan Bakit, Kemenhub Diminta Tanggung Jawab

 tetap optimal selama masa penanganan tanggap darurat. (***)

Tags

Terkini