Baca Juga: Pemkab Serang-Yayasan Al Bahru Teken MoU Pembangunan Masjid Terapung Banten
Perlawanan terhadap Penyembahan Berhala
Seiring dewasa, Muhammad SAW mulai resah melihat masyarakat Mekkah menyembah berhala-berhala seperti Hubal, Lat, dan Uzza. Beliau menilai hal itu sebagai kesesatan karena benda mati tidak pantas dipertuhankan.
Beliau kemudian lebih banyak mengasingkan diri di Gua Hira untuk merenung hingga akhirnya menerima wahyu pertama dari Malaikat Jibril pada 17 Ramadhan.
Deklarasi tauhid “Tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah” mengguncang Mekkah. Istri beliau, Khadijah, menjadi orang pertama yang masuk Islam, disusul sahabat dan masyarakat yang kemudian berbondong-bondong mengikuti ajarannya.
Islam Menyebar ke Seluruh Dunia
Setelah wafatnya Rasulullah SAW, Islam berkembang pesat lintas benua. Data lama mencatat, pada 1965 masjid di Inggris hanya ada empat, namun dua dekade kemudian jumlahnya melonjak menjadi ratusan.
Di Amerika Serikat kini terdapat ratusan pusat Islam, sementara di Indonesia jumlah masjid diperkirakan mendekati satu juta.
Baca Juga: Pemprov Banten Tindaklanjuti Aspirasi Serikat Buruh Sesuai Kewenangan
Sejarawan dan tokoh dunia pun mengakui kebesaran Nabi Muhammad SAW. Michael H. Hart menempatkan beliau di urutan pertama dalam bukunya 100 Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah.
Mahatma Gandhi bahkan menegaskan bahwa penyebaran Islam bukan karena pedang, melainkan karena akhlak mulia Nabi.
Pesan Abadi Rasulullah SAW
Menjelang wafat, Nabi Muhammad SAW meninggalkan wasiat yang sangat penting:
"Aku tinggalkan bagi kalian dua peninggalan, tidak akan sesat selama-lamanya jika berpegang pada keduanya, yaitu Kitabullah (Al-Qur’an) dan Sunnah Rasul-Nya.”
Pesan ini menggarisbawahi pentingnya umat Islam untuk selalu menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman hidup.