Ciputat, bisiktangsel.com - Dalam suasana penuh khidmat, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, memimpin apel peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 yang dirangkaikan dengan Hari Kesadaran Nasional, Selasa (20/5/2025), di Halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Ciputat.
Dalam sambutannya, Benyamin menekankan bahwa kebangkitan bangsa tidak selalu dimulai dari gebrakan besar, melainkan berakar dari langkah-langkah sederhana dan nyata di kehidupan sehari-hari rakyat.
"Kebangkitan yang besar justru dimulai dari langkah-langkah yang sederhana — dari perut yang kenyang, hati yang tenang, dan rakyat yang merasa dilibatkan dalam kemajuan bangsanya sendiri. Inilah fondasi dasar yang kuat," ungkap Benyamin saat membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI.
Kebangkitan Nasional di Tengah Tantangan Global
Dalam amanat tersebut, disebutkan pula bahwa peringatan Harkitnas bukan hanya mengenang sejarah, tetapi menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran kolektif untuk melangkah maju.
Di tengah tantangan global seperti krisis pangan, disrupsi teknologi, dan ketegangan geopolitik, Indonesia harus tetap tangguh dan adaptif.
Benyamin menekankan bahwa Indonesia tetap memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif, serta berperan sebagai mitra dialog yang terpercaya di tengah dunia yang kian terpolarisasi.
“Kita harus menjaga keseimbangan antara keterbukaan terhadap dunia dan kemandirian nasional. Itulah semangat kebangkitan sejati yang harus terus kita rawat,” ujarnya.
Akar Kebangkitan di Tingkat Lokal
Dalam konteks pembangunan daerah, Benyamin menggarisbawahi pentingnya menumbuhkan semangat kebangkitan di tingkat kota melalui program-program yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Ia menggambarkan kebangkitan sebagai akar pohon yang tumbuh perlahan tapi kuat, menopang kehidupan secara kokoh.