info-tangsel

Baznas Bangun Kesejahteraan Warga Tangsel Lewat Program Terpadu: Pendidikan hingga Ekonomi

Selasa, 6 Mei 2025 | 21:55 WIB
Lembaga pengelola zakat yang kredibel dengan mengedepankan transparansi dan kebermanfaatan dalam penyaluran dana umat.

Ciputat, bidiktangsel.com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang kredibel dengan mengedepankan transparansi dan kebermanfaatan dalam penyaluran dana umat. 

Ketua Baznas Tangsel, Mohamad Subhan, menegaskan bahwa seluruh zakat yang dihimpun telah disalurkan secara tepat sasaran melalui lima pilar program utama: pendidikan, kesehatan, dakwah dan advokasi, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan pelayanan temporer.

Baca Juga: Bupati Tangerang Tinjau Langsung Perbaikan Jalan Cangkudu–Cisoka, Prioritaskan Keselamatan Warga

Dalam keterangannya, Subhan menyampaikan bahwa prinsip kerja Baznas berlandaskan pada efisiensi distribusi dana zakat. 

Artinya, dana yang masuk tidak akan lama mengendap, melainkan langsung dialokasikan ke program-program yang telah dirancang untuk memberdayakan masyarakat.

“Semua program sudah berjalan dengan baik. Prinsipnya, uang yang masuk ke Baznas itu akan segera kami salurkan, baik melalui program ataupun bantuan temporer,” tegas Subhan.

Baca Juga: Memperkuat Transparansi Desa: Ratusan Anggota BPD Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Pengawasan Keuangan

Baznas Kota Tangsel saat ini aktif menjalankan berbagai program strategis. 

Di sektor pendidikan, lembaga ini memberikan beasiswa bagi pelajar dari keluarga kurang mampu, serta mendukung peningkatan kualitas sarana belajar. 

Di bidang kesehatan, layanan pengobatan gratis dan bantuan bagi penderita penyakit kronis terus diupayakan.

Sementara itu, pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu fokus utama. 

Baca Juga: Wakil Bupati Tangerang Pimpin Apel Pagi, Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Pelayanan Tanpa Diskriminasi

Baznas mendorong kemandirian ekonomi umat melalui pelatihan kewirausahaan, bantuan modal usaha mikro, serta pembinaan kelompok produktif. 

Ini bertujuan mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan.

Halaman:

Tags

Terkini