Ciputat, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melakukan langkah efisiensi anggaran untuk memastikan penggunaan dana daerah tetap optimal tanpa mengorbankan pelayanan publik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel, Bambang Noertjahjo, menegaskan bahwa strategi efisiensi ini dilakukan dengan cermat agar tidak menghambat program prioritas yang telah direncanakan.
"Kami menargetkan efisiensi anggaran di kisaran Rp210 hingga Rp220 miliar. Namun, angka ini masih dalam kajian lebih lanjut karena ada banyak faktor yang harus diperhitungkan," ujar Bambang dalam keterangannya, Rabu (19/03).
Baca Juga: Insan Pers dan Media sebagai Penyambung Informasi Masyarakat di Era Digital
Efisiensi Anggaran Tanpa Mengurangi Kualitas Program
Bambang menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran dilakukan dengan mengurangi pos pengeluaran yang dianggap bisa lebih efisien, seperti perjalanan dinas (SPPD) yang berpotensi dipangkas hingga 50 persen.
Selain itu, beberapa kegiatan yang sebelumnya terpisah kini akan disatukan untuk menekan biaya, tanpa mengurangi efektivitasnya.
"Sebagai contoh, pelaksanaan Musrenbang RKPD tetap berjalan, tetapi formatnya lebih hemat. Yang sebelumnya ada dua kegiatan, kini digabungkan. Selain itu, kami mengoptimalkan penggunaan aset pemerintah agar tidak perlu menyewa tempat di luar," jelasnya.
Baca Juga: Perkembangan Coretax DJP: Peningkatan Performa dan Penyempurnaan Sistem Pajak
Meski ada efisiensi, Bambang memastikan bahwa tidak ada program yang dihapus atau dikurangi secara drastis.
Sebaliknya, dana yang dihemat akan dialihkan ke sektor-sektor prioritas, seperti pendidikan dan program pemerintah pusat yang membutuhkan tambahan anggaran.
"Arahan Pak Wali Kota sangat jelas: efisiensi tidak boleh mengganggu anggaran untuk masyarakat. Oleh karena itu, kami berhati-hati dalam menyesuaikan belanja daerah agar tetap optimal," tambahnya.
Baca Juga: Peningkatan PDRB Berpotensi Tingkatkan Pendapatan Per Kapita Masyarakat Banten
Percepatan Perubahan Anggaran
Sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemkot Tangsel mempercepat proses perubahan anggaran, di mana pada Mei mendatang seluruh penyesuaian harus rampung.
Di tahap ini, realisasi efisiensi akan lebih jelas, termasuk pergeseran dana ke sektor-sektor yang lebih membutuhkan.