Ciputat Timur, bidiktangsel.com — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, H. Pilar Saga Ichsan, ST, M. Ars, didampingi oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK), melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap sejumlah proyek infrastruktur penting yang sedang berlangsung di Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan ini bertujuan memastikan kelancaran dan ketepatan pelaksanaan pembangunan, khususnya yang berfokus pada penanggulangan banjir dan perbaikan akses jalan.
Baca Juga: Pemkab Serang Catatkan Nilai Survei Budaya Kerja ASN 61,2 Persen, Melebihi Target Nasional
Dalam tinjauan yang berlangsung di tiga lokasi utama—Pembangunan Jembatan Sarimulya di Kecamatan Setu, Pembangunan Turap Kali Ciater Hilir di Kecamatan Serpong Utara, dan Pembangunan Turap Kali Ciputat di Segmen Perumahan Nuri, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur.
Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasinya terhadap progres proyek yang telah mencapai lebih dari 60% dan menargetkan penyelesaian penuh pada akhir tahun 2024.
Pilar Saga Ichsan menjelaskan bahwa proyek-proyek ini bertujuan mengatasi permasalahan banjir yang sering terjadi di beberapa wilayah Tangerang Selatan, serta memperbaiki akses jalan yang selama ini terkendala, terutama di wilayah Sarimulya, Setu.
Baca Juga: Pemkab Serang Segera Ajukan Penutupan Pabrik Miras PT Balaraja Barat Indah
“Alhamdulillah, untuk akses jalan di Sari Mulia, dalam waktu dekat ini Insya Allah akan terhubung. Kami sudah melakukan pengecoran untuk jalur menuju area pemakaman TPU Sari Mulia yang sedang dalam pembangunan," ujar Pilar saat diwawancarai.
Proyek Pembangunan Turap dan Infrastruktur Pengendali Banjir
Selain di Setu, Pilar juga mengunjungi proyek Pembangunan Turap Kali di Ciater Hilir, Kecamatan Serpong Utara, dan di Segmen Perumahan Nuri, Pondok Ranji, Ciputat.
Menurutnya, pembangunan turap di kedua lokasi ini merupakan bagian dari upaya penanganan banjir yang sering menggenangi wilayah sekitar.
“Kami menganggarkan proyek ini pada 2023, dan Alhamdulillah pelaksanaannya bisa dimulai pada tahun 2024. Mudah-mudahan bisa mengatasi masalah banjir di wilayah ini," kata Pilar.
Pilar menambahkan, untuk proyek di Pondok Ranji, pihaknya juga akan membangun jembatan dan menambah rumah pompa untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di kawasan tersebut.