Teguh mengungkapkan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi dan pembinaan, terutama bagi para pendidik agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
"Kami akan melakukan pembinaan secara menyeluruh, sesuai dengan regulasi yang ada," tambahnya.
Sementara itu, terkait sanksi bagi guru yang terlibat, Teguh mengatakan bahwa keputusan tersebut akan diambil setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.
"Sanksi akan tergantung pada tingkat pelanggaran yang dilakukan, dan kami masih menunggu keputusan dari BKD," tutupnya.
Saat di konfirmasi ke Staf Disiplin BKD Provinsi Banten, Kokom terkait kejadian ini.
"Kami sudah menghubungi kcd untuk meminta laporan kronologisnya pak, kami sedang menunggu laporan dari kcd utk nanti disampaikan pimpinan," tulisnya melalui pesan singkat WhatApps.
Saat di tanya tindakan guru tersebut, apakah ada sanksi yang akan diberikan bagi oknum guru tersebut.
"Kami menunggu dulu pak surat dari kcd, dan arahan dari pimpinan pak," pungkasnya.