info-tangsel

Program Doremifasolasido, Senjata Baru Tangerang Selatan Lawan Stunting Lewat Remaja Putri

Kamis, 25 Januari 2024 | 19:15 WIB
Peringatan HGN ke-64 Tingkat Kota Tangerang Selatan lewat kegiatan aksi bergizi pencegahan stunting.

Ciputat, bidiktangsel.com - Bertepatan dengan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-64 Tingkat Kota Tangerang Selatan, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, kembali menegaskan komitmennya dalam penurunan angka stunting di wilayahnya.

Setelah berhasil menurunkan dari 19,9 persen menjadi 9 persen, ia menargetkan angka stunting di Tangerang Selatan dapat turun menjadi 7 persen pada tahun 2023.

"Kita harapkan tahun 2023 ini walaupun ini belum keluar nih rilisnya dari Kementerian Kesehatan ya, saya harap 7 persenan gitu, turun segitupun itu pekerjaan yang tidak ringan. Mudah-mudahan seperti itu. Intinya adalah membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat untuk meningkatkan gizi, menjaga gizi, dan memperbaiki gizi," ujar Benyamin usai menghadiri Peringatan HGN ke-64 Tingkat Kota Tangerang Selatan lewat kegiatan aksi bergizi pencegahan stunting bagi Remaja Putri di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, pada Kamis (25/01/2024).

Baca Juga: Jokowi Saksikan Serah Terima Pesawat Super Hercules dan Helikopter Modern untuk TNI: Kemandirian Pertahanan Indonesia!

Benyamin meyakini, kolaborasi dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk peran strategis para remaja, dapat membantu mewujudkan target tersebut.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Doremifasolasido (Duta Remaja Anti Anemia, Fahami Sobat Langkah Awal Sehat Dari Diri Sendiri).

"Mereka bekerja untuk mensosialisasikan stunting, pil tambah darah, olahraga, makanan seimbang bagi teman sebaya. Sasarannya adalah memang anak remaja, karena anemia banyak terkena bagi remaja," katanya.

Tak hanya itu, Benyamin juga menyoroti bahwa makanan bergizi merupakan bagian integral dari strategi pencegahan stunting.

Ia berharap Duta Remaja dapat memberi motivasi kepada remaja putri untuk mengonsumsi makanan bergizi sebagai bagian dari rutinitas mereka.

Baca Juga: Prabowo dan Aburizal Bakrie: Sahabat Sejati yang Tetap Solid

"Makanan yang tentunya bergizi, bukan sekedar makan kenyang tapi bergizi. Karena nanti mereka mendapatkan penjelasan dari ahli gizi kita," pungkasnya.

Selain membahas mengenai stunting, Benyamin juga menyebutkan apabila ada anak yang menunjukkan gejala anemia maka perlu dilakukan komunikasi dengan tenaga medis.

"Kalau umpamanya ada anak yang terlihat anemia, pucat, lemas, ngantuk, ya nanti dilakukan komunikasi dengan misalnya Puskesmas atau dokter yang sedang mengunjungi sekolah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan bahwa kegiatan aksi bergizi pencegahan stunting bagi Remaja Putri merupakan rangkaian menyambut HGN.

Halaman:

Tags

Terkini