Serpong, bidiktangsel.com - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memberikan semangat dan ucapan selamat mengikuti tes kepada para peserta seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk jabatan fungsional guru dan tenaga kesehatan di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Benyamin mengatakan, hasil tes P3K akan dilihat sepenuhnya berdasarkan kemampuan dan rezeki masing-masing peserta. Tidak ada lagi cerita anak pejabat atau orang penting yang akan mendapatkan kemudahan dalam seleksi.
"Selamat mengikuti tes ya, jadi ini nanti hasilnya langsung dilihat, semuanya dan sepenuhnya itu tergantung kemampuan dan rezeki masing-masing. Udah tidak ada lagi cerita anak si ini dan sebagainya," ucap Benyamin usai meninjau pelaksanaan seleksi kompetensi P3K Pemerintah Kota Tangerang Selatan di Lab CAT BKPSDM, Ruko Tol Boulevard Serpong, Selasa (28/11).
Baca Juga: Audit Stunting Tangsel, Targetkan Tekan Angka Stunting Jadi 7 Persen
Benyamin bahkan menceritakan bahwa anaknya saja gagal dalam seleksi tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
"Anak saya laki-laki nomor dua, dua kali tes CPNS kagak keterima. Jadi udah jangan mimpi, saya kan anak siapa, saya kenal sama si ini. Hari ini tes apa-apa yang sudah kalian siapkan, sungguh-sungguh dalam belajar," terang Benyamin.
Beliau berpesan agar apa yang dilakukan para peserta juga dibarengi dengan doa kepada Allah, agar dapat diberikan kelancaran selamat mengikuti ujian.
"Selebihnya ikhtiar, minta sama Allah. Jangan minta sama yang lain-lain, jangan aneh-aneh. Selamat mengikuti tes P3K untuk guru dan tenaga kesehatan," ucap Benyamin.
Baca Juga: Manfaat Laporan keuangan untuk Pihak Internal dan Eksternal
"Saya senang bertemu dengan kalian (Peserta tes-Red.) ikuti dengan sebaik-baiknya ya," tambahnya.
Kisah Benyamin Davnie yang menceritakan anaknya gagal dalam seleksi CPNS diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peserta tes P3K. Bahwa tidak ada jaminan untuk lulus tes, jika tidak memiliki kemampuan dan usaha yang keras. (***)